Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Jenazah Korban Kapal Tabrakan di Perairan Tanjab Timur Ditemukan Mengapung
Advertisement . Scroll to see content

Belasan ABK Hilang dalam Tabrakan Kapal di Perairan Indramayu, Keluarga Datangi TPI Eretan

Minggu, 04 April 2021 - 00:31:00 WIB
Belasan ABK Hilang dalam Tabrakan Kapal di Perairan Indramayu, Keluarga Datangi TPI Eretan
Tim SAR gabungan masih mencari ABK yang hilang dalam inisden tabrakan kapal. (Foto: Dok.iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Tim SAR gabungan masih mencari belasan anak buah kapal (ABK) KM Barokah Jaya yang hilang setelah kapal nelayan itu bertabrakan dengan Kapal Habco Pioneer di perairan Indramayu, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (3/4/2021). Terkait tabrakan kapal itu, 

keluarga ABK Kapal Barokah Jaya mulai mendatangi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Eretan untuk menanyakan nasib anggota keluarga mereka.

Komandan Kapal Pol VIII-1006 Dit Polairud Polda Jabar, Pangkalan Kapal Patroli Eretan-Indramayu, Bripka Masnudin membenarkan informasi tersebut. Dia mengatakan, keluarga korban sudah mulai berdatangan. 

"Mayoritas ABK KM Barokah Jaya adalah warga Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Katanya, mereka sudah melaut sejak Jumat 2 April lalu," kata Masnudin, Sabtu (3/4/2021). 

Dia mengatakan, para keluarga korban menunggu update proses evakuasi korban di TPI Eretan, Kecamatan Kandanghaur. "Ya, jadi KM Barokah Jaya memang milik warga Desa Eretan Wetan, Kandanghaur," katanya. 

ABK KM Barokah Jaya yang menjadi korban tabrakan kapal laut itu sebagian besar berasal dari wilayah Kandanghaur. 

Berdasarkan informasi yang terhimpun, sebanyak 16 ABK KM Barokah Jaya telah dievakuasi oleh MV Habco Pioneer. Satu di antaranya ditemukan meninggal dunia, dan 15 lainnya selamat. Sedang 16 lainnya masih hilang. 

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut