Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jalur Wisata Lembang Bandung Macet Parah jelang Akhir Libur Panjang Idul Adha
Advertisement . Scroll to see content

Bawaslu Bongkar Dugaan Praktik Politik Uang di Pilbup Bandung 2020

Selasa, 03 November 2020 - 10:01:00 WIB
Bawaslu Bongkar Dugaan Praktik Politik Uang di Pilbup Bandung 2020
Barang bukti dugaan praktik politik uang berupa mie instan dan stiker salah satu paslon yang diamankan pihak Bawaslu. (Foto/Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung, Jawa Barat membongkar dugaan praktik politik uang di Pemilihan Bupati (Pilbup) Bandung 2020. Cara tersebut diduga dilakukan salah satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Bandung.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Bandung, Hedi Ardia mengungkapkan, dugaan praktik haram tersebut dibongkar oleh petugas Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Kertasari, Kamis (29/10/2020) lalu.

Menurut Hedi, petugas berhasil mengamankan 150 paket sembako yang diduga bagian dari politik uang yang dilakukan salah satu paslon dengan memanfaatkan fasilitas Posyandu. Kini, paket tersebut diamankan untuk selanjutnya dilakukan penelusuran.

"PKD (pengawas kelurahan desa) ini awalnya mendapatkan informasi dari warga akan adanya pembagian sembako dari salah satu tim pasangan calon. Berbekal informasi tersebut, petugas langsung berkoordinasi dengan Panwaslu Kecamatan Kertasari untuk meminta arahan dan petunjuk teknis terhadap informasi tersebut," kata Hedi, Senin (2/10/2020).

Atas arahan dari pengawas kecamatan, PKD melakukan pencegahan dengan mendatangi langsung lokasi yang menjadi titik pembagian sembako. Setibanya di lokasi pukul 13.00-16.00 WIB, terdapat empat mobil pengangkut paket sembako dan tengah terjadi penyerahan dari RG selaku koordinator desa tim kampanye paslon ke saudara A selaku koordinator RT.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut