Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Buntut Viral Pemotor Terobos Pelintasan KA di Cimahi, KAI Minta Polisi Bertindak
Advertisement . Scroll to see content

Banyak Pengusaha Angkutan di Cimahi Lakukan Uji KIR Nembak, Kecelakaan Maut Rawan Terjadi

Sabtu, 02 Juli 2022 - 14:47:00 WIB
Banyak Pengusaha Angkutan di Cimahi Lakukan Uji KIR Nembak, Kecelakaan Maut Rawan Terjadi
Kecelakaan maut rawan terjadi jika petugas uji KIR mudah menerima suap dari pengusaha angkutan barang dan orang. Kendaraan angkutan yang beroperasi tidak laik jalan tetapi lolos KIR dengan cara nembak. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

CIMAHI, iNews.id - Pengusaha angkutan barang dan orang di Kota Cimahi disinyalir masih banyak yang melakukan uji KIR "nembak" atau tanpa membawa kendaraan ke kantor pengujian. Dampak dari praktik curang seperti ini, kecelakaan fatal rawan terjadi karena kendaraan angkutan yang beroperasi tak laik jalan.

Semestinya sat melakukan uji KIR, kendaraan angkutan barang dan angkutan orang tersebut wajib dibawa ke kantor UPT pelayanan uji KIR karena harus dilakukan pengecekan kelaikan kendaraan baik secara administrasi maupun teknis. 

"Temuan di lapangan biasanya buku KIR-nya ada, hasil KIR-nya juga oke ada. Namun, kendaraannya jarang dibawa ke tempat pengujian, jadi sistem tembak," kata Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Kota Cimahi Ranto Sitanggang, Jumat (1/7/2022).

Ranto Sitanggang menyatakan, terkait temuan yang berdasarkan hasil pengecekan itu, sebetulnya buku dan hasil uji KIR kendaraan angkutan itu memang ada. Namun kendaraan tidak dicek sehingga hal tersebut sangat membahayakan karena bisa memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Uji KIR tembak itu bahaya karena rentan mengakibatkan kecelakaan di jalan yang bisa merugikan masyarakat pengguna transportasi umum," ujar Ranto Sitanggang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut