Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Siswi SD di Sukabumi Gagal OSN Imbas Listrik Padam, Belajar 6 Bulan Sia-Sia
Advertisement . Scroll to see content

Ayah di Sukabumi Gantung Diri di Rumah Anak, Diduga Depresi usai Pisah dengan Istri

Senin, 01 Juli 2024 - 16:21:00 WIB
Ayah di Sukabumi Gantung Diri di Rumah Anak, Diduga Depresi usai Pisah dengan Istri
Ilustrasi kasus gantung diri di Sukabumi, Jawa Barat. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Pria berinisial S (49) ditemukan tergantung menggunakan tali tambang di rumah anaknya, Kampung Karyatani, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (1/7/2024). Korban pertama kali ditemukan kakaknya Nasir saat hendak mematikan lampu di rumah tersebut.

Informasi diperoleh iNews, saat kejadian saksi Nasir memasuki rumah anak dari korban S yang menjadi TKP sekitar pukul 07.00 WIB. Dia lalu terkejut melihat adiknya sudah gantung diri di dinding dengan menggunakan tali tambang warna putih beralaskan meja. 

Keterangan Ketua RW setempat Kasman mengatakan, S merupakan warga Desa Pangumbahan yang sempat merantau ke Bekasi. Namun, sekitar 5-6 bulan lalu, dia kembali ke rumah kakaknya setelah berpisah dengan istri.

"Dulu korban ini sempat merantau ke luar Sukabumi, tidak lama setelah pisah, dia pulang dan tadi pagi tiba-tiba ditemukan sudah meninggal," kata Kasman.

Kapolsek Ciracap Iptu Dudung A Jamin mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan luka pada tubuh korban. Keluarga korban juga menolak visum et repertum dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

"Korban dievakuasi tim gabungan dari Koramil Surade, Polsek Ciracap, Puskesmas, Forkopimcam Ciracap dan warga setempat," kata Dudung. 

Dugaan sementara, kejadian tragis ini berkaitan dengan kondisi psikologi korban yang sedang mengalami tekanan berat usai pisah dengan istri

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut