Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi dan KKU 25 Copot Stiker Iklan Judi Online di 9 Angkot Sukabumi
Advertisement . Scroll to see content

Anggota DPRD Sukabumi Tuding Truk Kelebihan Muatan Penyebab Jalan Rusak

Minggu, 22 Mei 2022 - 05:23:00 WIB
Anggota DPRD Sukabumi Tuding Truk Kelebihan Muatan Penyebab Jalan Rusak
Korban kecelakaan di kawasan Benda, Cicurug akibat tergelincir di jalan nasional Sukabumi-Bogor yang rusak dan bergelombang. (FOTO: DHARMAWAN HADI)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, HM Agus Mulyadi menuding truk kelebihan muatan sebagai penyebab jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Sukabumi dengan Bogor di wilayah Benda, Cicurug, bergelombang dan rusak parah. Dampak jalan rusak dan bergelombang, kerap terjadi kecelakaan lalu lintas di kawasan itu.
 
"Malam ini terjadi lagi kecelakaan di ruas Cicurug Benda di perbatasan (Sukabumi dengan Bogor) yang tepatnya di RT 01/01, Desa Benda, pas tikungan masjid Al-ikhlas. Salah satu penyebab kecelakaan itu adalah jalan bergelombang," kata HM Agus Mulyadi kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Sabtu (21/5/2022) malam. 

HM Agus Mulyadi menyatakan, telah berkali-kali kami menyampaikan ke berbagai media untuk diviralkan terkait kondisi jalan tersebut yang rusak parah. Tujuannya segera mendapatkan perhatian dan diperbaiki oleh pemerintah. 

"Tetapi sangat menyedihkan, malam ini masih ada korban jiwa manusia yang seharusnya tidak perlu terjadi. Ini harus menjadi perhatian karena kecelakaan disebabkan oleh kelalaian aparatur pemerintah dalam melakukan pengawasan," ujar HM Agus Mulyadi.  

Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi ini menuturkan, akibat  tonase yang berlebihan membuat jalan menjadi bergelombang dan rusak parah. Seperti truk bermuatan air dan pasir yang hilir mudik di jalan itu. 

"Kami meminta kepada dinas perhubungan segera melakukan penertiban terhadap angkutan yang melebihi kapasitas. Kami DPRD Kabupaten Sukabumi menyadari betul jalan ini jalan nasional. Namun Pemerintah Kabupaten bisa bertindak dengan melakukan pengawasan lebih ketat, khususnya kepada truk pengangkut air minum dan pasir," tuturnya..

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut