Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bikin Geger! Sekum MUI Sukabumi Klarifikasi soal Konten Viral Angkat Senjata
Advertisement . Scroll to see content

8 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Rawan Tersapu Tsunami Dahsyat

Senin, 27 Maret 2023 - 06:09:00 WIB
8 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Rawan Tersapu Tsunami Dahsyat
Ilustrasi tsunami. (Foto: DOK)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Delapan kecamatan di Kabupaten Sukabumi rawan tersapu tsunami dahsyat. Kedelapan kecamatan itu antara lain, Cisolok, Cikakak, Ciemas, Ciracap, Palabuhanratu, Simpenan, Surade dan Tegalbuleud. 

Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan, kedelapan kecamatan rawan itu, masuk dalam peta wilayah potensi terdampak tsunami.

"Kami mendapatkan peta wilayah potensi terdampak tsunami itu dari Badan Informasi Geospasial Bogor. Peta tersebut menyebutkan delapan kecamatan (di Sukabumi) rawan terdampak tsunami," kata Daeng Sutisna, Minggu (26/3/2023).

Dengan pemetaan itu, ujar Daeng Sutisna, menjadi salah satu upaya mitigasi bencana yang harus dilakukan BPBD Kabupaten Sukabumi. Namun tetap berharap tsunami dahsyat tidak pernah terjadi.

Selain itu, peta wilayah potensi rawan terdampak tsunami bisa dijadikan bahan oleh Pemkab Sukabumi dan pemangku kepentingan terkait dalam meminimalkan risiko bencana.

"Masyarakat juga bisa lebih waspada bagaimana cara selamat dari bencana dan mengurangi dampaknya. Saat ini, BPBD Kabupaten Sukabumi terus membenahi dan memperbaiki sarana prasarana seperti jalur evakuasi dan lainnya," ujar Daeng Sutisna.

Kemudian, tutur dia, memastikan keberadaan tsunami early warning system (TEWS) atau alat peringatan dini tsunami benar-benar berfungsi baik dengan melakukan pemeriksaan secara rutin dan berkala.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut