Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Berpusat di Darat Guncang Sukabumi, Cek Magnitudonya
Advertisement . Scroll to see content

300 Orang Rapid Test di Jabar, Ridwan Kamil: Paling Banyak Positif Corona di Sukabumi

Senin, 30 Maret 2020 - 19:06:00 WIB
300 Orang Rapid Test di Jabar, Ridwan Kamil: Paling Banyak Positif Corona di Sukabumi
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (kanan) memantau grafik penyebaran Covid-19 di sela-sela peresmian Command Center dan Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 di Bandung, Jabar, Selasa (10/3/2020). (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil menyebut 300 orang positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. Hal tersebut diketahuinya setelah adanya pelaksanaan rapid test di 27 Kota dan Kabupaten.

"Dari 22 ribu alat rapid test ada metode door to door dan drive thru. Sementara hasil rapid test tercatat ada 300 positif Covid-19," ujar Ridwan Kamil dalam insta story Humas Pemprov Jabar, Senin (30/3/2020).

Dari 300 orang tersebut, Ridwan Kamil mengatakan akan dilakukan pemeriksaan kedua dengan polymerase chain reaction (PCR) untuk memastikan kesehatan. Sehingga hasil rapid test tersebut juga belum dilaporkan ke pemerintah pusat.

Pria disapa Kang Emil itu menambahkan, hasil rapid test yang paling banyak positif Covid-19 di wilayah Sukabumi. Padahal dia memprediksi hasil rapid test yang banyak positif Covid-19 di Depok dan Bekasi.

"Paling besar ternyata diluar dugaan di Kota Sukabumi. Di Sukabumi terjadi hasil test paling besar bukan di Depok dan Bekasi tapi Kota Sukabumi," ucap dia.

Atas hasil rapid test tersebut, dia mempersilahkan Kota Sukabumi menerapkan karantina wilayah parsial untuk mencegah penyebaran virus corona. Selain itu, dia juga mengatakan sedang meneliti terjadi lonjakan positif corona di Sukabumi.

"Saya juga perintahkan karantina wilayah parsial pertama," ujar dia.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut