Setelah Liburan Hari Raya, Siswa Pengungsi Kembali ke Sekolah Asal
KLUNGKUNG, iNews.id - Sejumlah siswa yang masuk dalam zona KRB 3 atau zona merah yang masih bertahan di pengungsian melakukan aktivitas belajar kembali. Hari ini, Senin (13/11/2017) merupakan hari pertama mereka bersekolah kembali setelah hampir dua minggu libur memperingati Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Namun, tak seperti beberapa minggu sebelumnya, kali ini hanya sebagian kecil siswa yang masih bertahan. Sebagian siswa lainnya sudah diperbolehkan pulang ke desanya. Di SDN 1 Gelgel, Klungkung, Bali misalnya, hanya 15 siswa yang masih belajar di pengungsian. Sebelumnya sebanyak 175 siswa pengungsi belajar sementara di sekolah ini.
Para siswa pengungsi tadi kini sudah kembali belajar di sekolah asalnya. Pasalnya orang tua mereka sudah diperbolehkan pulang dari pengungsian.
Sementara itu, orang tua siswa pengungsi ini silih berganti mendatangi sekolah sementara selama di pengungsian. Mereka sengaja melapor dan berpamitan kepada guru yang telah mengajar anak mereka selama di pengungsian.
Kepala SDN 1 Gelgel, Anak Agung Istri Kartini mengatakan sejak pagi, sejumlah orang tua dari siswa pengungsi ini sudah melaporkan bahwa anaknya akan kembali bersekolah di sekolah asal. “Banyak orang tua siswa pengungsi yang sudah melapor bahwa anaknya sudah kembali belajar ke desanya masing-masing. Saat ini yang tersisa kalau tidak salah 15 orang,” ujarnya.
Gede Karmita, salah seorang orang tua pengungsi mengatakan, dirinya sengaja datang ke sekolah untuk melapor sekaligus berpamitan dengan pihak guru SDN Gelgel 1. “Kami berterima kasih kepada guru-guru di sini yang sudah memberikan pendidikan kepada anak-anak kami yang sebelumnya mengungsi,” ungkapnya.
Sebelumnya jumlah siswa pengungsi di Klungkung mencapai 4600 jiwa. Namun saat ini, diperkirakan hanya tersisa ratusan siswa pengungsi yang masih belajar di pengungsian.
Editor: Himas Puspito Putra