Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jonan: Status Gunung Agung Diturunkan Dari Awas Jadi Siaga
Advertisement . Scroll to see content

Posko Desa Samsam Lengang Ditinggalkan Pengungsi

Jumat, 03 November 2017 - 10:20:00 WIB
Posko Desa Samsam Lengang Ditinggalkan Pengungsi
Beberapa barang-barang yang biasa digunakan para pengungsi masih tersimpan di posko. (Foto:iNews.id/ I Gusti Bagus Alit Sidi W).
Advertisement . Scroll to see content

TABANAN, iNews.id-Pengungsi di Posko Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan pulang ke rumahnya masing-masing untuk merayakan Hari Galungan. Kondisi ini juga dipengaruhi penurunan status Gunung Agung dari level IV atau awas menjadi level III atau siaga.

Pantauan sejak pagi tadi seluruh pengungsi yang mayoritas berasal dari Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem, Karangasem sudah meninggalkan pengungsian. Rencananya mereka tidak kembali lagi ke pengungsian, kecuali ada pengumuman peningkatan status Gunung Agung ke level awas.

“Pengungsi yang ada di daerah kami itu berasal dari Desa Buana Giri di zona titik aman, dengan alasan seperti itu mereka mohon izin untuk pulang,” ujar Kepala Desa Samsam, I Dewa Ketut Ary Wibawa, Tabanan, Bali, Jumat (03/11/2017).

Berdasarkan pantauan di posko pengungsian yang berada di Kantor Kepala Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, yang biasanya ramai oleh pengungsi kini telah lengang. Sebanyak 67 jiwa warga Karangasem yang mengungsi di posko ini berangsur memilih pulang sejak 31 Oktober 2017 atau sehari sebelum perayaan Hari Galungan.

Berbagai perlengkapan memasak yang sebelumnya digunakan untuk keperluan dapur umum, sudah dipindahkan ke salah satu ruangan yang ada di Kantor Kepala Desa. Sejumlah kebutuhan pengungsi yang berasal dari sumbangan para donatur seperti beras, minuman mineral, minyak goreng hingga makanan bayi masih tersimpan rapih di dua kamar berbeda yang difungsikan sebagai ruang logistik.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut