Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara
Advertisement . Scroll to see content

Pengurus DPD dan DPC Demokrat Bali Datangi Kanwil Kemenkumham Tolak KLB

Senin, 08 Maret 2021 - 15:25:00 WIB
Pengurus DPD dan DPC Demokrat Bali Datangi Kanwil Kemenkumham Tolak KLB
Seluruh pengurus DPD dan DPC Partai Demokrat Bali mendatangi Kanwil Kemenkumham Bali, Senin (8/3/2021). (Foto: iNews/Aris Wiyanto)
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.id - Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan sembilan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat di Bali mendatangi kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali. Membawa Surat Keputusan (SK) kepengurusan dan AD/ART, mereka menyatakan Kongres Luar Biasa (KLB) di Deliserdang, Sumatera Utara ilegal.

"Kami perlu menyampaikan aspirasi karena bahwa KLB yang digelar di Medan oleh Jhonny Allen itu ilegal," kata Sekretaris DPD Partai Demokrat Bali, Wayan Adnyana, Senin (8/3/2021).

Kedatangan itu disertai penyerahan AD/ART Partai Demokrat, dan salinan SK pengesahan kepengurusan partai yang disahkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Hal itu untuk membuktikan bahwa kepengurusan Partai Demokrat versi KLB dengan Moeldoko sebagai ketua umum adalah tidak sah.

"Karena kami pengurus partai di Bali maka menyampaikan ke sini bahwa kami ini pengurus yang sah, yang punya hak suara. Lengkap kami laporkan beserta SK-nya," tuturnya.

Setelah ke Kanwil Kemenkumham Bali, seluruh pengurus DPD dan DPC Partai Demokrat di Bali ini akan melaporkan hal yang sama ke Polda Bali. Pelaporan tersebut terkait klaim sepihak pengurus Partai Demokrat di Bali yang disebut hadir di KLB.

Menurutnya, pada saat KLB digelar itu bersamaan dengan agenda penyelenggaraan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Partai Demokrat Bali. Semua ketua DPC mengikuti acara rakorda.

"Yang mana seluruh ketua DPC hadir secara langsung maupun diwakili sekretaris karena sedang kunker," tuturnya.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut