Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa M5,1 Guncang Jember, Getaran Terasa di Malang hingga Denpasar
Advertisement . Scroll to see content

Nelayan Pantai Pemelisan Denpasar Temukan Mayat Bayi Laki-laki Tersangkut di Tangga

Minggu, 17 Januari 2021 - 17:58:00 WIB
Nelayan Pantai Pemelisan Denpasar Temukan Mayat Bayi Laki-laki Tersangkut di Tangga
Polisi gelar olah tempat kejadian perkara di Pantai Pemelisan, Denpasar, tempat penemuan mayat bayi, Minggu (17/1/2021). (Foto : Aris Wiyanto)
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.id – Seorang nelayan bernama Wayan Murta menemukan mayat bayi laki-laki tersangkut di sebuah tangga kayu di muara Pantai Pemelisan, Denpasar, Minggu (17/1/2021). Murta sempat mengira mayat bayi itu bangkai binatang yang mengapung dan dibuang ke pantai. 

“Tadinya sama sekali nggak menyangka kalau mayat bayi, saya pikir bangkai tikus. Pas saya pegang pakai kayu baru kelihatan rambutnya,” kata Murta.

Murta bersama rekannya sesama nelayan lalu mengangkat mayat bayi malang ini lalu meletakkannya di atas kain putih.  

Semula Murta berniat turun ke pantai untuk memperbaiki mesin jukung kapal miliknya. 

Kasus ini pun kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Selatan. Kabar penemuan mayat bayi ini pun cepat beredar luas, hingga warga yang melintas pun berhenti untuk melihat. 

Sejumlah warga yang iba dengan kondisi bayi ini memberikan sejumlah uang di kain putih, tempat bayi ini diletakkan. 

“Kayaknya mayat bayi ini dibuang ke sungai karena terbawa arus dari arah Utara akhirnya sampai bermuara ke pantai ini,” katanya. 

Dari identifikasi tim Polresta Denpasar menemukan seluruh organ bayi lengkap, dan ari-arinya telah terpotong. Diduga bayi dilahirkan memiliki cukup bulan atau usia kandungan normal 9 bulan. Pelaku diduga langsung membuang bayi ke sungai usai dilahirkan. 

Editor: Dewi Umaryati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut