Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam
Advertisement . Scroll to see content

Meninggal karena Covid-19, Warga Bali Tak Dimandikan dan Disalatkan di Perkuburan

Rabu, 02 September 2020 - 08:45:00 WIB
Meninggal karena Covid-19, Warga Bali Tak Dimandikan dan Disalatkan di Perkuburan
Jenazah pasien positif Covid-19 di Buleleng, Bali disalatkan di perkuburan muslim dan langsung dimakamkan, Selasa (1/9/2020). (iNews.id/Zainuddin Yasin)
Advertisement . Scroll to see content

BULELENG, iNews.id - Seorang warga Kabupaten Buleleng, Bali meninggal dunia akibat Covid-19. Pemakaman laki-laki bernama Haramain Baharudin itu sempat memicu pro-kontra di warga setempat.

Proses pemakaman almarhum sebelumnya sempat menimbulkan pro-kontra di kalangan masyarakat Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali pada Senin (1/9/2020).

Sebagian warga berpendapat bahwa almarhum meninggal dunia tidak dalam keadaan terpapar Covid-19. Namun setelah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng mengeluarkan hasil uji swab, terungkap bahwa almarhum meninggal dalam keadaan terpapar covid 19.

Berdasarkan hasil swab itu, proses pemakaman almarhum dilakukan tim medis RSUD Buleleng berdasarkan protokol pemakaman jenazah Covid-19.

Mengingat jenazah terpapar Covid-19, pemandian jenazah hanya dilakukan dengan tayamum sebagai pengganti proses memandikan jenazah. Begitu juga dengan salat jenazah tidak dilakukan di masjid atau musala, melainkan langsung di areal perkuburan.

Pihak keluarga almarhum pun menerima dengan lapang dada hasil musyawarah tersebut dan menyerahkan pemakaman kepada petugas medis dari RSUD Buleleng.

"Tadi dari puskesmas yang menangani sudah memberi penjelasan kepada keluarga memang karena Covid-19. Dia juga punya riwayat penyakit bawaan sesak napas dan maag," ujar keluarga almarhum, Muhammad Anis usai pemakaman, Selasa (1/9/2020).

Dia mengatakan, proses pemakaman jenazah almarhum sudah sesuai dengan protokol kesehatan. Tim medis membantu semua proses pemakaman dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) hingga ke liang lahad.

Untuk mengantisipasi penularan, beberapa anggota keluarga telah diisolasi mandiri lantaran sempat kontak fisik dengan almarhum.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut