Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dilantik Pangdam XIX Tuanku Tambusai, Brigjen Agustatius Sitepu Jabat Danrem 031 Wira Bima
Advertisement . Scroll to see content

Mengharukan, Joni Pemanjat Tiang Bendera Cium Kaki Ibu usai Jadi Anggota TNI AD

Selasa, 14 Januari 2025 - 21:18:00 WIB
Mengharukan, Joni Pemanjat Tiang Bendera Cium Kaki Ibu usai Jadi Anggota TNI AD
Joni Kala yang viral panjat tiang bendera kini resmi menjadi anggota TNI AD dengan pagkat Sersan Dua. (Foto: Puspen TNI/Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Momen mengharukan terjadi ketika Yohanes Ande Kala alias Jonipemanjat tiang bendera bersimpuh mencium kaki ibunya usai resmi menjadi anggota TNI Angkatan Darat (AD). Momen itu diabadikan akun Instagram TNI AD @puspentni, Selasa (14/1/2025). 

Joni kini menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Pelantikan Joni menjadi prajurit TNI AD itu berlangsung di resimen Induk Daerah Militer (Rindam) IX/Udayana, Tabanan, Bali, Kamis (9/1/2025).

Joni Kala bocah yang viral panjat tiang bendera mencium kaki ibunya usai resmi dilantik jadi anggota TNI AD dengan pangkat Serda. (Foto: Instagram/Puspen TNI)
Joni Kala bocah yang viral panjat tiang bendera mencium kaki ibunya usai resmi dilantik jadi anggota TNI AD dengan pangkat Serda. (Foto: Instagram/Puspen TNI)

Dalam upacara tersebut, pemuda asal Bakupaten Belu, NTT kembali menunjukkan aksi heroiknya dengan memanjat tiang bendera di hadapan para undangan.

Didampingi sang ibu, Lorezna Kaili, Joni mengungkapkan rasa syukur dan bangganya setelah menyelesaikan pendidikan dasar militer selama 15 minggu.

“Joni Bocah pemanjat tiang bendera asal NTT resmi dilantik sebagai Bintara TNI AD,” tulis @puspentni.

Unggahan Joni menjadi anggota TNI AD menuai reaksi posotif netizen. Hingga kini, unggahan tersebut sudah disukai 6,693.

Sebelumnya, mimpi Joni menjadi anggota TNI terwujud setelah dinyatakan lulus seleksi. Joni pun menjalani pendidikan di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) IX Udayana.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut