BADUNG, iNews.id - Gempa magnitudo 5,2 mengguncang Timur Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali, Selasa (13/12/2022) pukul 18.38 WITA. Sampai saat ini, gempa susulan masih terjadi dan terakhir berkekuatan M4,4 pada Rabu (14/12/2022) 14.39 WIB.
BMKG mencatat hingga pukul 09.00 WITA, telah terjadi 61 gempa susulan dengan magnitudo 1,9 sampai 4,6 di wilayah tersebut. Gempa yang melanda Karangasem menyebabkan dua orang terluka dan 46 bangunan rusak ringan.
Gempa Terkini Magnitudo 4,5 kembali Guncang Karangasem Bali
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, bangunan yang rusak akibat gempa tersebar di wilayah Kecamatan Kubu, Manggis, Karangasem, Abang, Rendang dan Bebandem.
Dia memerinci, gempa menyebabkan 24 rumah rusak ringan di Kecamatan Kubu, lima rumah rusak ringan di Kecamatan Manggis, 10 rumah rusak ringan di Kecamatan Karangasem. Kemudian dua rumah rusak ringan di Kecamatan Abang, satu rumah rusak ringan di Kecamatan Rendang dan empat rumah rusak ringan di Kecamatan Bebandem.
BPBD Karangasem : Yang Bilang Rumah Sakit Jebol akibat Gempa, Hoaks
Daryono meminta warga menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat gempa serta memeriksa bangunan tempat tinggal untuk memastikan tidak ada kerusakan yang dapat membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.
Daryono menjelaskan, gempa yang terjadi di Karangasem getarannya dirasakan juga di Tabanan, Badung dan Buleleng serta Lombok Timur, Mataram, Lombok Utara, Lombok Tengah dan Lombok Barat di Nusa Tenggara Barat.
Gempa M5,2 Karangasem Bali, BMKG Catat 61 Guncangan Susulan
BMKG mencatat, Karangasem tercatat pernah mengalami gempa bumi dengan magnitudo 5,6 yang menyebabkan lima orang meninggal dan 284 terluka pada 1979.
Lalu pada 16 Oktober 2021, Karangasem mengalami gempa dengan magnitudo 4,8 yang menyebabkan tiga orang meninggal, 151 terluka, 2.512 bangunan rusak dan 594 fasilitas umum rusak.
Belasan Rumah dan Pura di Karangasem Rusak akibat Gempa Beruntun di Bali
Editor: Donald Karouw