Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam
Advertisement . Scroll to see content

Gawat, 4.800 Pekerja Migran di Bali Belum Rapid Test Covid-19

Selasa, 19 Mei 2020 - 10:30:00 WIB
Gawat, 4.800 Pekerja Migran di Bali Belum Rapid Test Covid-19
Ilustrasi rapid test (dok iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mencatat jumlah pasien positif virus corona karena kasus impor kembali meningkat. Dari 11 kasus baru, sebanyak sembilan orang merupakan kasus impor dan sisanya transmisi lokal.

"Dari 11 kasus positif itu, sembilan di antaranya karena dibawa oleh orang yang punya riwayat perjalanan ke luar negeri atau imported case," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra dalam keterangan kepada media, Senin (18/5/2020) malam.

Menurutnya, kasus impor di Bali banyak berasal dari pekerja migran yang baru pulang. Karena itu Gugus Tugas Covid-19 Bali telah melakukan pendataan ulang para pekerja migran yang tiba di Bali yang belum sempat mengikuti rapid test.

Dari pendataan yang dilakukan Satgas Gotong Royong Covid-19 berbasis desa adat, ada 4.800 pekerja migran yang belum mengikuti rapid test. Mereka umumnya tiba di Bali sebelum 22 Maret 2020.

"Saat itu kita belum rapid test karena memang rapid test kit belum ada," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut