Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : WNI di Australia Sebut Gibran Tak Tamat di Insearch Sydney karena Keburu Pulang ke Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

68 WNI di Kapal Diamond Princess Jalani Observasi di Pulau Sebaru Kecil Selama 28 Hari

Sabtu, 29 Februari 2020 - 21:30:00 WIB
68 WNI di Kapal Diamond Princess Jalani Observasi di Pulau Sebaru Kecil Selama 28 Hari
WNI Kru Kapal Pesiar Diamond Princes (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Sebanyak 68 warga negara Indonesia (WNI) di kapal pesiarDiamond Princess yang dikarantina karena virus korona telah dievakuasi. Seluruh WNI itu akan menjalani observasi di Pulau Sebaru Kecil di Kepulauan Seribu selama 28 hari.

Di tempat yang sama akan ada 188 kru kapal World Dream yang juga menjalani observasi.

Masa observasi yang dilalui keduanya berbeda. WNI di Diamond Princess akan menjalani observasi dua kali lebih lama dari kru World Dream, yaitu 28 hari.

Hal itu dilakukan untuk memastikan 68 WNI dari kapal Diamond Princess dalam kondisi sehat saat kembali ke keluarga masing-masing.

Selain itu karena ada satu warga Amerika Serikat dan sembilan WNI yang dinyatakan positif virus korona setelah menjalani karantina di Diamond Princess.

"Nanti ada pemisahan atau pembagian blok bagi WNI yang berasal dari World Dream dan Diamond Princess," kata juru bicara Presiden bidang sosial Angkie Yudistia melalui keterangan resmi, Sabtu (29/2/2020).

Dia menjelaskan pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) terus berkoordinasi dengan pemerintah Jepang untuk memonitor sembilan WNI yang terjangkit korona tersebut. Sementara sembilan WNI itu sudah menjalani perawatan intensif.

"Pemerintah benar-benar memastikan keamanan, keselamatan, dan kesehatan saudara kita dari World Dream dan Diamond Princess. Lebih luas lagi memastikan kesehatan seluruh masyarakat Indonesia, ini tanggung jawab negara," ucapnya.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut