Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Tidak Sadar Diintai, Pria Ini Diterkam Buaya Lalu Diseret ke Dalam Sungai
Advertisement . Scroll to see content

Penambang Timah di Bangka Tewas Diterkam Buaya, Tubuh Korban Sempat Diseret

Senin, 20 Juli 2026 - 14:18:00 WIB
Penambang Timah di Bangka Tewas Diterkam Buaya, Tubuh Korban Sempat Diseret
Petugas mengevakuasi jasad seorang penambang timah bernama Radit (33) korban serangan buaya di Sungai Batu Rusa, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (20/7/2026). (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

BANGKA, iNews.id - Seorang penambang timah bernama Radit (33) ditemukan tewas setelah diduga diterkam buaya di Sungai Batu Rusa, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Senin (20/7/2026) siang, setelah dilaporkan hilang sejak Minggu (19/7/2026) malam.

Korban sebelumnya diduga diserang buaya saat memindahkan ponton tambang timah apung di perairan Sungai Batu Rusa. Insiden tersebut memicu operasi pencarian yang melibatkan Basarnas, aparat terkait, dan masyarakat setempat.

Selama proses pencarian, tim SAR beberapa kali melihat buaya muncul ke permukaan air sambil menyeret tubuh korban. Beberapa saat kemudian, korban terlepas dari gigitan buaya hingga akhirnya berhasil ditemukan.

Jasad Radit ditemukan mengapung sekitar dua kilometer dari lokasi awal kejadian. Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka yang diduga merupakan bekas gigitan buaya.

Komandan Tim Basarnas Pangkalpinang, Supani mengatakan bahwa setelah dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Luka yang dialami robek akibat gigitan di bawah ketiak dan perut. Saat ini korban sudah kita evakuasi dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit Provinsi Bangka Belitung," ujar Supani di lokasi. 

Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama pada malam hari, mengingat kawasan tersebut merupakan habitat satwa liar yang berpotensi membahayakan keselamatan manusia.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut