Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rumah Pengoplos Elpiji Subsidi di Bangka Tengah Digerebek Polisi, 4 Orang Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Masih Banyak Lahan Kosong, Masyarakat Bangka Tengah Didorong Kembangkan Tambak Udang

Minggu, 31 Januari 2021 - 09:13:00 WIB
   Masih Banyak Lahan Kosong, Masyarakat Bangka Tengah Didorong Kembangkan Tambak Udang
Tambak udang. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

KOBA, iNews.id – Masyarakat Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung kini tengah didorong untuk mengembangkan usaha tambak udang. Upaya ini sebagai salah satu cara meningkatkan perekonomian melalui sektor alternatif. 

"Daerah ini memiliki lahan kosong yang masih luas, bahkan lahan tidur juga bisa dimanfaatkan untuk dijadikan tambak udang," kata Bupati Bangka Tengah, Yuliyanto di Koba, Babel, Sabtu (30/1/2021).

Menurutnya, usaha budi daya udang sudah mulai berkembang di daerah belakangan ini. Sayangnya, peran tersebut diambil para pemilik modal.

"Beberapa pemilik modal memang sudah ada yang mengembangkan usaha tambak udang di daerah ini, namun kami cenderung masyarakat yang mengelola dalam bentuk kelompok," ujarnya.

Yuliyanto juga mengingatkan kepada para pelaku usaha tambak udang untuk melengkapi semua dokumen perizinan. Tujuannya agar tidak menjadi kendala dalam menjalankan usahanya.

"Kami ingatkan kepada pelaku usaha tambak udang, lengkapi semua dokumen dan perizinan terkait dengan pembangunan tambak udang dalam skala besar," ujarnya.

Yuliyanto menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan pernah mempersulit perizinan bagi siapa saja yang berkeinginan berinvestasi di daerah itu. Dunia investasi yang kondusif itu sangat penting. 

“Karena terkait dengan minat pemilik modal untuk mengembangkan usahanya di daerah ini," ujarnya.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut