Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Ekor Gajah Induk dan Anak Mati Berdampingan di Mukomuko Bengkulu
Advertisement . Scroll to see content

Kerangkeng Besi Ini Dipasang untuk Tangkap Buaya Pemangsa Manusia

Senin, 07 Maret 2022 - 15:05:00 WIB
Kerangkeng Besi Ini Dipasang untuk Tangkap Buaya Pemangsa Manusia
Perangkap buaya berupa kerangkeng besi ini disiapkan untuk menangkap buaya pemangsa manusia di Sungai Selagan, Mukomuko, Bengkulu. (Foto: BKSDA Bengkulu).
Advertisement . Scroll to see content

MUKOMUKO, iNews.id - BKSDA Bengkulu memasang perangkap berupa kerangkeng dan alat pancing untuk menangkap buaya pemangsa manusia di Mukomuko. Seekor bebek diletakkan dalam kerangkeng tersebut.

"Kami beri umpan entok atau bebek. Perangkap ini kita pasang di pinggir Sungai Selagan tepatnya di tempat kejadian peristiwa warga dimangsa buaya," kata Kepala BKSDA Bengkulu Resor Mukomuko, Rasidin, Senin (7/3/2022).

Rasidin mengatakan, BKSDA bersama warga dan pimpinan kecamatan memasang perangkap itu di pinggir Sungai Selagan.

Selain untuk menangkap buaya pemangsa manusia, perangkap ini juga untuk mengatasi konflik manusia dengan satwa ganas itu yang kerap terjadi di kawasan itu.

"Jadi ini merespons permintaan masyarakat dengan cara menangkap buaya tersebut hidup-hidup," ujarnya.

Menurutnya tak mudah mengetahui keberadaan buaya yang telah memangsa warga setempat. Sebab, di Sungai Selagan terdapat beberapa buaya.

Rasidin mengatakan, permintaan untuk menangkap buaya datang dari warga lima desa di dekat Sungai Selagan yakni Desa Teras Terunjam, Pondok Kopi, Pondok Batu, Tanah Rekah, dan Koto Jaya. 

Warga di desa-desa tersebut sering mencari lokan dan ikan di Sungai Selagan.

Namun sejak terjadi seorang warga dimangsa buaya pada pekan lalu, warga tak berani turun ke Sungai Selagan lagi.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut