Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini M 4,4 Guncang Sumur Banten, Berpusat di Laut
Advertisement . Scroll to see content

Ulama Desak YouTuber Muhammad Kece Ditangkap karena Menistakan Islam

Minggu, 22 Agustus 2021 - 14:37:00 WIB
Ulama Desak YouTuber Muhammad Kece Ditangkap karena Menistakan Islam
Ulama kharismatik KH Hasan Basri pemimpin Pesantren Nurul Hidayah, Lebak, Banten. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Desakan untuk menangkap YouTuber Muhammad Kece datang dari ulama di Lebak, Banten. Salah satunya ulama kharismatik, KH Hasan Basri pemimpin Pesantren Nurul Hidayah.

"Semua ulama Lebak menyesalkan beredarnya video Muhammad Kece melalui kanal Youtube telah menistakan agama Islam. Padahal dia sebelumnya penganut Islam," ujarnya di Lebak, Minggu (22/8/2021).

Dia menyoroti pernyataan Muhammad Kece yang menuduh Nabi dikelilingi setan dan pendusta, dan kitab kuning yang diajarkan di pondok pesantren menyesatkan dan menimbulkan radikalisme. Menurutnya, penyampaian itu jelas menyebarkan kebencian dan penghinaan terhadap agama Islam.
 
"Kami berharap polisi segera menangkap Muhammad Kece, karena berpotensi menimbulkan perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa," katanya.
 
Menurut dia, selama ini, pondok pesantren salafi di Indonesia, termasuk di Banten yang mengaji kitab kuning tidak ditemukan kiai maupun santri terpapar radikalisme dan terorisme. Kebanyakan pesantren salafi itu dari kalangan warga Nahdlatul Ulama (NU) .
 
"Mereka kiai dan santri ponpes salafi sangat cinta Tanah Air sendiri, karena bagian dari pada keimanan," tuturnya.

 
Kendati demikian, dia mengajak umat Islam tidak terpancing dengan pernyataan Muhammad Kece yang melakukan penistaan agama Islam. Umat Islam agar menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di NKRI.
 
"Allah SWT menciptakan manusia di muka bumi dengan perbedaan, keragaman itu untuk saling bersatu dan melindungi serta jangan terjadi perpecahan," katanya.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut