Pemilik Rumah Pingsan Lihat Rumah Hangus Dilalap Api
LHOKSEUMAWE, iNews.id – Para pemilik rumah yang terbakar di Desa Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh, menangis histeris dan pingsan menyaksikan rumahnya tinggal puing-puing. Dua rumah dan seluruh isinya yang diperkirakan bernilai ratusan jatu, ludes dilalap api.
Kebakaran yang terjadi Selasa, 31 Oktober 2017 sore itu, diduga akibat pembakaran sampah dan korsleting listrik di bagian atas rumah salah satu pemilik. Api dengan cepat menghanguskan dua rumah semi permanen di kawasan padat penduduk itu.
Lima kepala keluarga yang menempati dua rumah tersebut, tidak sempat menyelamatkan harta bendanya. Mereka hanya bisa menangis karena telah kehilangan tempat tinggal. Bahkan, seorang pemilik rumah jatuh pingsan di lokasi kebakaran. Warga pun langsung membawanya ke rumah tetangga untuk mendapatkan penanganan kesehatan.
Enam unit mobil pemadam kebakaran Pemko Lhokseumawe dan satu unit mobil pemadam milik Perta Arun Gas memadamkan api. Pemadaman juga dibantu petugas TNI dan Polri serta warga setempat. Sejumlah warga menggunakan air dari parit berusaha memadamkan api mencegah api semakin menjalar.
Api baru padam setelah dua jam kemudian. Pemadaman terkendala karena lokasi tersebut merupakan kawasan padat penduduk dan jalannya sempit sehingga menghambat mobil pemadam masuk.
“Api katanya karena korsleting listrik di bagian atas rumah. Awalnya hanya kabel yang terbakar dan apinya semakin besar. Tidak ada yang bisa kami selamatkan. Semuanya habis terbakar,” kata korban kebakaran, Maimunah.
Sementara korban kebakaran lainnya, Usman mengungkapkan, api bersumber dari pembakaran sampah di samping rumah. Api semakin membesar hingga membakar dua rumah yang terbuat dari kayu dan semi permanen. “Tidak ada harta benda yang berhasil kami selamatkan, hanya baju di badan. Yang penting semua keluarga selamat,” ungkap Usman.
Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Lhokseumawe, Samsul mengatakan, setelah mendapat laporan kebakaran, petugas segera turun melakukan penanganan darurat. Tim telah membangun tenda darurat di sekitar lokasi kebakaran untuk menampung sementara lima kepala keluarga yang kehilangan rumah. “Kami belum bisa memastikan sumber api yang menyebabkan kebakaran,” kata Samsul.
Saat kebakaran tersebut, petugas juga mengamankan dua remaja yang sempat akan dikeroyok warga. Keduanya diduga menjambret dan mencuri sepeda motor di lokasi kebakaran. Saat kebakaran, warga memang memadati kawasan sekitar rumah.
Editor: Maria Christina