Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung, Ditemukan Sudah Kaku dalam Tenda
Advertisement . Scroll to see content

Gajah Liar Mati di Bener Meriah, Diduga Keracunan Pupuk

Jumat, 15 Januari 2021 - 13:44:00 WIB
Gajah Liar Mati di Bener Meriah, Diduga Keracunan Pupuk
Tim BKSDA melakukan nekropsi bangkai gajah yang ditemukan mati di kawasan perkebunan sawit di Aceh Timur, Sabtu (18/4/2020). (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BANDA ACEH, iNews.id - Gajah yang mati di Blang Rakal, Kabupaten Bener Meriah diduga akibat keracunanpupuk. Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melakukan nekropsi atau bedah badai guna mencari tahu penyebab kematian gajah.

"Dari hasil nekropsi dilakukan secara makroskopis atau tanpa mikroskop, dugaan sementara kematian akibat keracunan pupuk," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto, Kamis (14/1/2021).

Sebelumnya, seekor gajah liar ditemukan mati di alur sungai sekitar perkebunan masyarakat di Dusun Timbang Rasa, Desa Blang Rakal, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (12/1/2021). Gajah betina tersebut berumur sekitar 10 tahun.

Tim BKSDA Aceh bersama mitra sudah melakukan nekropsi atau bedah badai guna mencari tahu penyebab kematian gajah malang tersebut.

"Dari hasil nekropsi, gajah betina tersebut bunting. Terlihat perubahan usus hemoragi, jantung hancur, dan lidah membiru. Tidak ditemukan adanya bekas kekerasan fisik, baik luka tembak, sayak, tusuk, dan bakar," kata Agus Arianto.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan di sekitar lokasi gajah mati tersebut ditemukan sebuah gubuk dengan kondisi rusak. Di sekitar gubuk ditemukan ceceran pupuk.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut