Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem
Advertisement . Scroll to see content

Banjir 2 Meter Rendam 5 Kecamatan di Pidie Jaya, Warga Terisolasi

Minggu, 24 November 2024 - 07:22:00 WIB
Banjir 2 Meter Rendam 5 Kecamatan di Pidie Jaya, Warga Terisolasi
Banjir setinggi 1-2 meter merendam lima kecamatan di Pidie Jaya, Aceh. (Foto:.Dok.iNews)
Advertisement . Scroll to see content

PIDIE JAYA, iNews.idBanjir setinggi 1-2 meter merendam lima kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Akibat banjir tersebut, ribuan warga terisolasi karena akses jalan dan jembatan putus diterjang banjir.

Banjir yang merendam lima kecamatan itu terjadi setelah hujan derass mengguyur wilayah tersebut dalam dua hari terakhir sejak Jumat (22/11/2024). 

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya, lima kecamatan yang terendam banjir yakni, Meurah Dua, Meureudu, Trienggadeng, Bandar Baru, dan Bandar Dua.

Kalaksana BPBD Pidie Jaya, Muhammad Nur mengatakan, dari lima kecematan yang terendam banjir kondisi terparah berada di tiga kecamatan yaitu, Meureudu, Meurah Dua, dan Trienggadeng. Kondisi ketinggian air di tiga kecamatan itu rata-rata mencapai 1-2 meter.

“Di Kecamatan Meureudu hampir seluruh desa terendam banjir luapan sungai di mana wilayah yang paling parah terdampak banjir adalah Beuracan, Manyang, dan Meureudu Dalam,” katanya, Minggu (24/11/2024).

Di Kecamatan Meurah Dua, kata dia, hampir seluruh desa terendam banjir dengan kondisi terparah dialami di Desa Pante Beureune dan Meunasah Mancang.

Jembatan gantung di Desa Genteng dan Manyang di Kecamatan Meureudu hanyut terbawa arus deras. Jembatan tersebut merupakan jalur akses vital bagi warga sekitar untuk beraktivitas. Selain itu, banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum dan ribuan rumah penduduk. 

“Selain curah hujan tinggi, banjir diperparah dengan luapan Sungai Krueng Meureudu dan Krueng Beuracan. Akibat banjir tersebut memaksa sejumlah warga mengevakuasi barang barang mereka ke tempat yang lebih aman,” katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut