Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KNKT Kesulitan Awasi Klakson Telolet, Ini Masalahnya
Advertisement . Scroll to see content

Om Telolet Om, Ini PO Bus Pertama Pemilik Klakson Telolet di Indonesia

Senin, 02 Januari 2023 - 12:00:00 WIB
Om Telolet Om, Ini PO Bus Pertama Pemilik Klakson Telolet di Indonesia
Viralnya fenomena "Om Telolet Om" di 2016, tak terlepas dari penggunaan klakson telolet. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Beberapa tahun lalu sempat viral fenomena "Om Telolet Om", teriakan masyarakat yang meminta bus membunyikan klakson telolet. Saking viralnya kata-kata "Om Telolet Om" sempat trending topic di Twitter.

Fenomena ini bahkan menarik perhatian musisi dunia, seperti DJ Snake, DJ Zedd, hingga Martin Garrix. Mereka menanyakan apa arti telolet.

Viralnya fenomena "Om Telolet Om" di 2016, tak terlepas dari penggunaan klakson telolet. Namun, tidak banyak yang tahu siapa orang yang membawa klakson telolet itu ke Indonesia.

Klakson ini pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh Perusahaan Otobus (PO bus) Efisiensi pada sekitar awal 2000-an, jauh sebelum fenomena "Om Telolet Om" viral.

"Dulu tahun 2001, saya pertama kali beli klakson (telolet) di sebuah pameran otomotif di Jerman, tepatnya di Kota Hannover," ujar Pemilik Perusahaan Otobus (PO) Efisiensi, Teuku Eri Rubiansyah.

Eri menuturkan kala itu dirinya membeli satuan klakson telolet lantaran tidak mungkin membawanya dalam jumlah banyak. Tujuan Eri membeli klakson tersebut, karena dia ingin ada ciri khas pada armada busnya.

Beberapa tahun kemudian, saat Eri pergi ke Tanah Suci, Mekkah, di Jeddah dia menemukan klakson yang sama. Dari situlah dia tidak lagi membeli satuan, tapi dalam jumlah banyak. Kemudian, setiap umroh, tak lupa dia belanja klakson telolet dalam jumlah yang tidak sedikit.

Menurut alumni Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) tersebut, dengan bunyi klakson yang beda dari PO Bus lain, dia berharap masyarakat bisa mudah mengenali armada miliknya.

Upaya Eri pun terbukti, hingga bus Efesiensi menjadi salah satu bus yang paling banyak diminati di jalur Selatan Jawa Tengah-DIY.

Kemudian, ciri khas armadanya yang menggunakan klakson telolet rupanya menarik perhatian rekannya dari PO bus lain. Eri akhirnya memberitahu tempat membeli klakson telolet.

Namun, ketika pertama kali klakson telolet digunakan PO Efisiensi, awalnya menimbulkan protes yang datang dari penumpang dan pengguna jalan, khususnya pengendara motor.

Adapun protes yang dilayangkan karena bunyi klakson yang masuk ke dalam ruangan bus dan dirasa menggangu lantaran terdengar bising.

Sementara bagi para pengendara motor, letak klakson yang berada di bawah, membuat mereka kaget karena terdengar begitu keras.

Karena protes tersebut, PO Efisiensi memindahnya ke bagian atas bus. Alhasil suara klakson pun tidak lagi terdengar bising oleh para penumpang. Perubahan tersebut  juga terasa tidak begitu mengagetkan bagi pengendara motor, karena letaknya di atas dan tidak langsung mengarah ke mereka.

Untuk jenis klakson telolet cukup beragam. Bahkan ada yang menggunakan corong hingga 6 buah. Tidak hanya itu, bunyi nada klaksonnya pun kian beragam.

Editor: Ismet Humaedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut