Indonesia Jadi Negara Pertama di Asia Pasifik Luncurkan Hyundai Subscribe
JAKARTA, iNews.id - Indonesia kembali mencatatkan tonggak penting dalam peta industri otomotif. Untuk pertama kalinya di Asia Pasifik, program Hyundai Subscribe diluncurkan di Tanah Air, menandai babak baru pendekatan kepemilikan kendaraan listrik yang lebih fleksibel dan adaptif seiring perubahan gaya hidup masyarakat.
Peluncuran Hyundai Subscribe dilakukan dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Momentum tersebut sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar strategis dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik.
Hyundai Subscribe merupakan program berlangganan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang memungkinkan masyarakat menggunakan mobil listrik Hyundai dengan sistem pembayaran bulanan. Skema ini telah mencakup asuransi, biaya perawatan, hingga pajak kendaraan, sehingga konsumen tidak lagi direpotkan pengeluaran tambahan di luar cicilan.
Program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang bebas khawatir serta memberikan fleksibilitas lebih tinggi dibanding pola kepemilikan konvensional. Hyundai menyediakan periode berlangganan mulai dari 12 hingga 60 bulan, menyesuaikan kebutuhan dan preferensi pelanggan.
Presiden Direktur PT Hyundai Solusi Mobilitas, Kenny Lee mengemukakan peluncuran program ini menjadi bagian dari strategi memperluas akses kendaraan listrik di Indonesia.
“Kami ingin memperkuat kehadiran EV premium sambil tetap memprioritaskan aksesibilitas. Hyundai Subscribe menawarkan cara fleksibel bagi pelanggan untuk menikmati teknologi terbaru kami tanpa batasan kepemilikan tradisional. Program ini diperkenalkan untuk pertama kalinya di kawasan Asia Pasifik, dengan Indonesia terpilih sebagai negara pertama,” ujar Kenny Lee di IIMS 2026, Rabu (11/2/2026).
Hyundai menilai kehadiran Hyundai Subscribe merupakan respons atas perubahan perilaku konsumen nasional. Berdasarkan data terbaru, minat terhadap model berlangganan kendaraan meningkat signifikan dari 49 persen menjadi 72 persen dalam beberapa tahun terakhir.

Kenaikan tersebut mencerminkan pergeseran pola pikir masyarakat yang mulai mengutamakan fleksibilitas dibanding kepemilikan jangka panjang. Skema biaya bulanan tetap juga dinilai memberikan kepastian pengeluaran, sekaligus menghadirkan kemudahan dalam menikmati teknologi kendaraan listrik.
"Pada tahap awal implementasi, Hyundai Subscribe menghadirkan dua model EV premium, yakni Hyundai Ioniq 5 dan Hyundai Ioniq 5 N. Keduanya tersedia dalam paket langganan lengkap dengan manfaat menyeluruh, mulai dari perawatan berkala, asuransi, pajak, hingga bantuan darurat di jalan dan layanan dukungan khusus EV," kata Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto (Frans).
Diketahui, Ioniq 5 dibangun di atas platform Electric Global Modular Platform (E-GMP). Model ini menawarkan kemampuan pengisian daya cepat, fitur Vehicle to Load (V2L), konektivitas Bluelink, serta kabin luas yang dirancang untuk menunjang kenyamanan premium.
Sementara itu, Ioniq 5 N hadir sebagai varian performa tinggi. Mobil ini menghasilkan tenaga hingga 478 kW atau 650 PS dari sistem dual motor, mampu berakselerasi 0–100 km/jam dalam sekitar 3,4 detik, serta memiliki kecepatan maksimum sekitar 260 km/jam dengan baterai berkapasitas 84 kWh.
"Melalui Hyundai Subscribe, pelanggan juga berhak memperoleh mobil pengganti dalam kondisi darurat. Selain itu, tersedia layanan customer service 24 jam serta pembebasan biaya pemeliharaan dan asuransi selama masa berlangganan," ujar Frans.
Langkah Indonesia sebagai negara pertama di Asia Pasifik yang meluncurkan Hyundai Subscribe menjadi sinyal kuat transformasi industri otomotif nasional. Skema ini tidak hanya memperluas akses terhadap kendaraan listrik, tetapi juga menghadirkan model bisnis baru yang lebih selaras dengan dinamika kebutuhan konsumen modern.
Editor: Dani M Dahwilani