Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tanda-Tanda Kampas Rem Habis, jika Muncul Indikator Ini Jangan Ditunda Segera Ganti
Advertisement . Scroll to see content

Waspada Kampas Rem Palsu, Jangan Sampai Bikin Celaka

Senin, 20 November 2023 - 19:15:00 WIB
Waspada Kampas Rem Palsu, Jangan Sampai Bikin Celaka
Waspadai penggunaan kampas rem cakram palsu. (Foto: Wahana)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id– Rem merupakan komponen penting pada kendaraan yang berfungsi memperlambat hingga menghentikan laju. Apabila menggunakan sparepart palsu, maka ada bahaya yang mengintai.

Prinsip kerja rem adalah dengan memanfaatkan gesekan yang terjadi antara 2 buah brake pad atau kampas rem dengan piringan cakram. Ketika pedal rem diinjak maka master silinder akan mengalirkan minyak rem untuk mendorong piston di kaliper.

Piston ini akan menekan kampas rem agar menjepit piringan cakram sehingga laju kendaraan menjadi terhenti. Untuk menjaga sistem rem pada kendaraan agar tetap pada kondisi yang ideal, maka perawatan rem harus selalu rutin dilakukan.

“Kondisi sistem rem tidak selamanya ideal, gesekan pada komponen sistem rem menyebabkan performa rem akan semakin menurun. Hal ini terjadi karena ketebalan kampas rem dan brake disc akan selalu berkurang seiring waktu pengoperasian,” tulis Wanaha Honda dalam laman resminya.

Dalam memilih kampas rem, sebaiknya harus berhati-hati. Banyak kampas rem yang beredar dipasaran menawarkan harga murah. Ini bisa menjadi tanda kampas rem palsu. Ini dampak  buruk menggunakan kampas rem palsu pada performa pengereman di kendaraan bermotor.

1. Cakram akan cepat aus

Memiliki struktur material yang lebih keras dibandingkan kampas rem original, maka produk palsu dapat menyebabkan piringan cakram terkikis. Hal ini disebabkan gesekan yang terjadi antara kampas rem dengan cakram. Pemngendara akan merasa kampas rem lebih awet tetapi harus merelakan piringan cakram kendaraan yang aus.

2. Suara bising pada saat pengereman

Gesekan antara piringan cakram dengan kampas rem palsu yang memiliki jenis material tidak standar atau dianggap lebih keras menyebabkan bunyi abnormal pada saat pengereman. Hal ini mungkin akan mengganggu ketika berkendara.

3. Rem kurang pakem

Kampas rem palsu lebih awet dibandingkan dengan kampas rem original. Namun, material kampas rem palsu lebih keras tetapi tingkat kepakeman tidak sebaik produk original atau asli dari pabrikan.

Kampas rem ori cenderung lebih empuk sehingga bisa bekerja secara optimal dengan memberikan daya cengkram ke cakram yang lebih baik pada saat pengereman.

Editor: Ismet Humaedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut