Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Akses Aceh Timur-Gayo Lues Segera Tersambung, Penanganan Darurat Masuk Tahap Akhir
Advertisement . Scroll to see content

Viral Sekelompok Bikers Jadikan Jalur Darurat Rem Blong Titik Kumpul, Netizen: Apa Mau Jadi Bantalan Truk 

Selasa, 31 Agustus 2021 - 07:36:00 WIB
Viral Sekelompok Bikers Jadikan Jalur Darurat Rem Blong Titik Kumpul, Netizen: Apa Mau Jadi Bantalan Truk 
Foto yang memperlihatkan sekelompok bikers berkumpul di jalur penyelamat darurat (Emergency Safety Area) viral di media sosial. (Foto: IG @brorondm)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Foto yang memperlihatkan sekelompok bikers berkumpul di jalur penyelamat darurat (Emergency Safety Area) viral di media sosial. Padahal, area tersebut adalah jalur darurat untuk mobil yang mengalami rem blong. 

Belum diketahui kapan peristiwa ini terjadi. Lokasi tersebut berada di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat. Foto ini viral setelah diunggah akun media sosial Instagram milik @brorondm. 

Tidak diketahui apa yang direncanakan rombongan bikers tersebut. Mereka menjadikan jalur penyelamaf aebagai titik kumpul tempat beristirahat.  

Namun, terlepas kegiatan apapun yang mereka lakukan di jalur penyelamat sikap ini tidak dianjurkan dan sangat berbahaya. Peristiwa ini pun mengundang reaksi netizen. 

"Waduh, apa mau jadi bantalan truk," tulis warganet. 

"Lumayan buat bantu truk yang remnya blong. Sungguh mulia," kata netizen lain. 

"Mungkin mereka pikir tuh jalanan enggak jadi dibangun," ujar wargnet. 

Perlu Anda ketahui jalur penyelamat atau disebut Emergency Safety Area dapat ditemui di jalan tol dan nontol pada kontur jalan menurun.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) fungsi jalur penyelamat sebagai peredam laju kendaraan kecil maupun besar dengan kontur sengaja dibuat kasar dan bergelombang. Tujuannya untuk menjebak atau mengunci laju kendaraan saat terjadi rem blong. 

Rata-rata ketinggian jalur penyelamatan sekitar 6 meter, dengan panjang jalan mencapai  20 meter dan lebar 3 meter. Penempatan lokasinya terletak di bagian sebelah kiri jalan.  

Jalur penyelamat harus bersih dari objek diam yang berada di lokasi, seperti motor, mobil, sepeda. Bayangkan jika jalur penyelamat dijadikan titik kumpul sangat membahyakan. 

“Bagi para pengendara yang melintas juga dilarang untuk sengaja berhenti di lajur tersebut apabila tidak dalam kondisi darurat. Hal ini juga akan sangat membahayakan dan mengganggu pengendara lain yang mungkin membutuhkan lajur penyelamat tersebut saat situasi darurat," tulis BPJT di akun Instagram.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut