Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Baim Wong Bantah Operasi Plastik di Korea Selatan, Faktanya Mengejutkan!
Advertisement . Scroll to see content

Viral Moge Rombongan Ustadz Abdul Somad Terjatuh di Tikungan Sitinjau Lauik

Minggu, 17 Desember 2023 - 10:20:00 WIB
Viral Moge Rombongan Ustadz Abdul Somad Terjatuh di Tikungan Sitinjau Lauik
Moge rombongan Ustadz Abdul Somad terjatuh di Tikungan Sitinjau Lauik. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Tikungan Sitinjau Lauik, yang berlokasi di Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, kerap menjadi perhatian publik. Pasalnya, tikungan itu sangat ekstrem, dengan sudut kemiringan yang tajam dan menanjak.

Baru-baru ini, Ustadz Abdul Somad menjajal ganasnya tikungan Sitinjau Lauik dengan menggunakan motor gede (moge) bersama rombongan. Tetapi, salah satu rombongannya gagal nanjak dan terjatuh sehingga harus dibantu oleh beberapa relawan.

Peristiwa itu terlihat dalam video unggahan di akun TikTok @trucksumbar32, yang pada awalnya memperlihatkan rombongan moge Ustadz Abdul Somad berhenti di tikungan Sitinjau Lauik untuk berfoto.

Ketika melanjutkan perjalanan, salah satu motor BMW R1200GS kesulitan menanjak hingga membuat pengendaranya terjatuh. Sejumlah orang terlihat membantu pengendara tersebut untuk mendirikan sepeda motornya.

Tikungan Sitinjau Lauik memang terkenal sulit ditaklukkan, terlebih bagi mereka yang baru pertama kali melewatinya. Dibutuhkan pengalaman dan teknik khusus agar bisa melaluinya dengan mulus.

Sony Susmana, director training Safety Defensive Consultant (SDCI) mengatakan, kunci untuk melewati tikungan Sitinjau Lauik atau yang semacamnya adalah memanfaatkan momentum.

“Setelah saya secara langsung merasakan melewati tikungan tersebut, momentum menjadi kuncinya. Kendaraan jenis apa pun bisa dengan mudah melaluinya jika momentumnya tepat,” kata Sony kepada iNews.id.

Momentum yang dimaksudkan Sony adalah pengendara telah bersiap dari jarak beberapa meter sebelum melewati tanjakan. Selain itu, pengendara juga harus bisa menjaga putaran mesin tetap konstan agar tidak kehilangan tenaga saat menanjak.

“Artinya, misal pengemudi memacu kendaraannya 20 meter sebelum tikungan, sudah pasti bisa melewati tikungan dengan mulus. Kalau di Sitinjau Lauik ini terkadang kita harus menggunakan out-to-out,” ujarnya.

“Pengendara mengambil titik tikungan yang paling jauh, terutama pada saat hujan. Ini dilakukan para sopir truk seperti pada banyak video yang beredar. Mereka melakukan itu biar dapet momentumnya,” lanjut Sony.

Apabila dalam kondisi padat seperti pada video rombongan moge Ustad Abdul Somad, pengendara harus bersabar. Setidaknya, menunggu beberapa meter setelah kendaraan di depan melaju sebelum memutuskan untuk membuka gas.

“Kalau bisa kasih jarak 20-30 meter, hindari jalan beriringan,” ucap Sony.

Editor: Ismet Humaedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut