Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cara Mengatasi Gas Motor Naik Sendiri, Jangan Panik Cek Kabel dan Bagian Komponen Ini
Advertisement . Scroll to see content

Tarikan Gas Motor Delay dan Tak Bertenaga, Ini Penyebabnya

Selasa, 21 April 2026 - 11:01:00 WIB
Tarikan Gas Motor Delay dan Tak Bertenaga, Ini Penyebabnya
Tarikan gas motor delay dan tak bertenaga kerap menjadi keluhan yang dialami banyak pengendara saat berkendara di jalan. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Tarikan gas motor delay dan tak bertenaga kerap menjadi keluhan yang dialami banyak pengendara saat berkendara di jalan. Kondisi ini tentu sangat mengganggu, apalagi ketika motor tidak merespons dengan baik saat gas diputar.

Situasi tersebut biasanya ditandai dengan tenaga motor yang terasa tertahan, muncul jeda saat akselerasi, hingga laju kendaraan tersendat-sendat. Masalah ini bisa terjadi pada berbagai jenis motor, mulai dari matic, bebek, hingga sport.

Memahami penyebab di balik gangguan tarikan gas menjadi langkah penting agar kerusakan tidak semakin parah. Dilansir dari laman Suzuki, terdapat sejumlah faktor utama yang sering menjadi pemicu masalah ini.

Salah satu penyebab paling umum adalah filter udara yang kotor atau tersumbat. Komponen ini berfungsi menyaring udara sebelum masuk ke ruang bakar. Jika kondisinya kotor, suplai udara akan terhambat sehingga pembakaran menjadi tidak sempurna dan tenaga motor menurun.

Selain itu, pada motor injeksi, throttle body dan injektor juga berperan besar dalam performa mesin. Jika kedua komponen ini kotor, semprotan bahan bakar tidak optimal sehingga proses pembakaran tidak efisien. Akibatnya, motor terasa loyo saat gas ditarik.

Sementara itu, untuk motor karburator, masalah biasanya terjadi pada karburator yang kotor atau bagian skep yang tidak bekerja maksimal. Kondisi ini mengganggu pencampuran udara dan bahan bakar, sehingga tarikan motor terasa patah-patah, terutama di putaran rendah hingga menengah.

Faktor lain yang kerap diabaikan adalah kabel gas yang seret atau kurang pelumas. Gesekan di dalam kabel membuat putaran gas tidak tersalurkan dengan baik ke mesin, sehingga respons motor menjadi lambat.

Busi juga menjadi komponen penting yang tidak boleh luput dari perhatian. Busi yang kotor atau sudah aus menghasilkan percikan api yang lemah. Hal ini membuat pembakaran tidak sempurna dan berujung pada penurunan tenaga mesin.

Pengaturan putaran stasioner atau langsam yang tidak sesuai juga bisa menjadi penyebab. Jika setelan terlalu rendah, mesin akan terasa tersendat saat awal gas dibuka, sehingga menimbulkan sensasi delay.

Di motor injeksi modern, tekanan bahan bakar yang rendah turut memengaruhi performa. Jika pompa bahan bakar tidak bekerja optimal, suplai bensin ke ruang bakar menjadi kurang dan tenaga mesin melemah, terutama saat akselerasi.

Selain itu, kualitas bahan bakar juga sangat menentukan. Penggunaan bensin dengan oktan rendah atau yang tercampur kotoran dapat mengganggu proses pembakaran dan meninggalkan kerak di komponen mesin.

Khusus untuk motor matic, kondisi V-belt dan kopling juga harus diperhatikan. V-belt yang aus atau licin dapat menyebabkan selip, sehingga tenaga mesin tidak tersalurkan maksimal ke roda. Akibatnya, mesin meraung namun kecepatan tidak bertambah signifikan.

Dengan mengetahui berbagai penyebab tersebut, pengendara disarankan untuk rutin melakukan perawatan berkala. Pemeriksaan sederhana seperti membersihkan filter udara, mengecek busi, hingga servis sistem bahan bakar dapat membantu menjaga performa motor tetap optimal.

Perawatan yang tepat tidak hanya membuat tarikan motor kembali responsif, tetapi juga memperpanjang usia mesin dan meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut