Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tembus 12.336 Unit, Penjualan Mobil Daihatsu Februari 2026 Naik 10 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Target Penjualan Mobil di Indonesia Tahun Ini 850 Ribu Unit, Pembiayaan Otomotif Tancap Gas

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:05:00 WIB
Target Penjualan Mobil di Indonesia Tahun Ini 850 Ribu Unit, Pembiayaan Otomotif Tancap Gas
Menghadapi tantangan di 2026, industri pembiayaan atau multifinance semakin agresif guna mencapai target penjualan otomotif . (Foto: ACC)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Target penjualan mobil di Indonesia tahun ini dipatok 850 ribu unit. Angka yang diproyeksikan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) ini sebagai target realistis di tengah dinamika ekonomi 2026 belum sepenuhnya stabil.

Meski relatif konservatif dibandingkan capaian 2025, Gaikindo menilai target tersebut mencerminkan kehati-hatian pelaku industri menghadapi tekanan daya beli dan kondisi makroekonomi. Terlebih, pasar otomotif nasional sempat mengalami perlambatan dalam beberapa tahun terakhir.

Gaikindo melihat stabilitas ekonomi menjadi faktor kunci untuk menjaga momentum industri. Tanpa dukungan kebijakan dan stimulus yang tepat, pasar berpotensi bergerak stagnan pada semester awal tahun.

Sejumlah faktor membayangi pergerakan pasar otomotif nasional. Daya beli konsumen masih menjadi penentu utama, terutama di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang memengaruhi alokasi pengeluaran rumah tangga.

Selain itu, kebijakan suku bunga juga memegang peranan penting. Tingginya bunga kredit membuat sebagian calon konsumen menunda pembelian kendaraan baru.

Di sisi lain, masifnya inovasi kendaraan listrik (EV) turut mengubah peta persaingan. Kehadiran merek-merek baru, khususnya dari China yang mulai melakukan perakitan lokal, memberi warna baru dalam industri otomotif Tanah Air.

Namun, kondisi pasar yang belum sepenuhnya pulih justru membuat industri pembiayaan atau multifinance semakin agresif. Perusahaan pembiayaan mulai tancap gas menghadirkan berbagai program untuk menjaga penyaluran kredit tetap tumbuh.

Langkah ini dilakukan guna mengimbangi penurunan transaksi tunai dan mendorong masyarakat tetap bisa memiliki kendaraan melalui skema kredit yang lebih fleksibel. Kolaborasi antara agen pemegang merek (APM) dan perusahaan pembiayaan diharapkan menjadi solusi untuk menggairahkan pasar di awal tahun.

Salah satu yang bergerak aktif adalah Astra Credit Companies (ACC). Perusahaan pembiayaan otomotif tersebut menggelar pameran bertajuk ACC Carnival dinsejumlah daerah. Terbaru di Yogyakarta pada 14-15 Februari 2026.

Event ini dibuka oleh Branch Manager ACC Yogyakarta Mantias Setyaji bersama perwakilan diler dari Toyota Nasmoco, Astra Daihatsu, dan Astra Isuzu Yogyakarta. Sejumlah merek meramaikan event, yaitu Toyota, Daihatsu, Isuzu, Honda, BYD, Hyundai, Wuling, dan Chery. Termasuk pilihan mobil bekas melalui Setir Kanan serta dukungan asuransi kendaraan.

Branch Manager ACC Yogyakarta Mantias Setyaji mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan mempermudah masyarakat memiliki kendaraan impian.

“Sesuai dengan misi, kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat memiliki mobil melalui beragam program menarik kolaborasi ACC dengan brand-brand otomotif di Yogyakarta,” ujar Aji dalam keterangan pers, Sabtu (14/2/2026).

Di sisi lain, Gaikindo berharap dukungan kebijakan pemerintah serta inovasi dari sektor pembiayaan mampu mendorong realisasi target penjualan mobil di Indonesia tahun ini 850 ribu unit. Target tersebut diharapkan bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan jadi titik balik pemulihan industri otomotif nasional.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut