Pengendara Motor di Taiwan Dilarang Rebah seperti MotoGP saat Menikung, Ini Alasannya
JAKARTA, iNews.id- Ada kabar tidak menyenangkan bagi pengendara motor di Taiwan. Terutama buat mereka yang kerap bergaya seperti pembalap MotoGP.
Dilaporkan Paultan, Senin (6/11/2023), pihak kepolisian Taiwan kini melarang seluruh pengendara motor untuk tidak melewati tikungan jalan dengan cara merebahkan sepeda motor terlalu dalam.
Jadi para pengendara sepeda motor tidak boleh melibas tikungan seperti para pembalap MotoGP. Mereka hanya boleh merebahkan sepeda motor dengan sudut rebah 30 derajat.
Lebih dari itu mereka akan langsung dianggap melanggar peraturan lalu lintas yang berlaku. Hukumannya berupa denda yang jumlahnya belum ditentukan.
Hanya saja pengendara sepeda motor di Taiwan masih bisa sedikit bernapas lega. Pasalnya kepolisian Taiwan baru menerapkan peraturan tersebut di lokasi yang selalu dijadikan para pengendara motor Taiwan kebut-kebutan yakni sebuah jalan di County Road 139.

Jalan tersebut disukai banyak pengendara sepeda motor karena memiliki banyak tikungan yang berliku-liku. Dari situlah mereka kemudian memanfaatkannya untuk bermanuver seperti pembalap MotoGP.
Saat ini jalan tersebut sudah dipasang kamera yang nantinya akan memotret dan merekam para pengendara sepeda motor yang melanggar peraturan.
"Peraturan baru ini akan mulai aktif pada 15 November 2023," sebut Paultan.
Hanya saja banyak pengendara sepeda motor di Taiwan merasa tidak puas. Mereka merasa ukuran 30 derajat yang ditetapkan masih belum jelas.
Mereka menanyakan standar yang lebih jelas soal ukuran rebah yang membahayakan. "Kalau bisa mereka contohkan bagaimana melakukan cornering yang aman di jalan seperti itu," kritik salah seorang pengendara sepeda motor Taiwan di situs resmi kepolisian Taiwan.
Hingga kini kepolisian Taiwan tidak merespons kekecewaan tersebut. Yang pasti cara ini bisa menekan jumlah para pengendara sepeda motor yang kerap bermanuver dengan berbahaya di beberapa titik jalan yang ada.
Seperti halnya di Indonesia dimana banyak jalan yang berliku-liku justru dimanfaatkan oleh pengendara sepeda motor untuk bermanuver layaknya pembalap MotoGP.
Editor: Ismet Humaedi