Pakai Helm Full Face, Perhatikan Blind Spot Ada Titik Buta
JAKARTA, iNews.id - Berbagai model helm bisa digunakan mulai dari jenis full face hingga open face. Untuk helm tipe full face, harus diperhatikan area blind spot (titik buta).
Dalam menggunakan helm jenis helm full face, pengendara harus memperhatikan beberapa hal khusus ketika berkendara karena ada beberapa kondisi yang harus disesuaikan dengan visibilitas penglihatan pengendara dan mungkin dapat berbahaya apabila salah reaksi.
Saat memilih helm, pengendara wajib memastikan ukuran helm yang digunakan pas dengan ukuran kepala.
"Tidak terlalu kecil ataupun terlalu besar, karena jika tidak nyaman akan mengurangi kenyamanan dari helm itu sendiri," kata Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora (DAM), Ludhy Kusuma, Selasa (14/2/2023).
Pengendara juga dapat memilih model helm sesuai dengan selera ataupun menyesuaikan dengan jenis motor yang digunakan. Apabila menggunakan motor dengan tipe sport, helm full face merupakan pilihan yang tepat untuk digunakan.
Helm full face merupakan helm yang paling aman karena melindungi keseluruhan kepala kita, namun ada bagian kiri dan kanan pengendara yang menjadi blind spot atau titik buta yang tidak terlihat oleh mata pengendara secara jelas karena terhalangi oleh bagian helm. Maka dari itu, untuk antisipasi yang bisa pengendara lakukan adalah selalu menjaga pandangan saat berkendara.
Pastikan bahwa mata dan kepala kita melihat menuju arah yang akan di tuju agar bisa mengetahui kondisi jalan atau potensi bahaya yang mungkin ada di sekitar pengendara. Sehingga pengendara akan tau keputusan yang akan di ambil dan tidak akan mengakibatkan salah saat prediksi keadaan.
Apapun jenis helm yang digunakan, hal yang paling penting adalah pastikan bahwa helm digunakan nyaman untuk kepala pengendara dan sudah berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI).
Jangan lupa untuk selalu menggunakan helm dan jaket saat berkendara dan tetap menerapkan perilaku berkendara yang baik di jalan raya.
Editor: Ismet Humaedi