Mudik Naik Motor? Perhatikan 5 Hal Penting Ini agar Perjalanan Aman
JAKARTA, iNews.id - Menjelang musim mudik Lebaran, banyak masyarakat di Jakarta memilih pulang ke kampung halaman menggunakan sepeda motor. Meski memiliki risiko kecelakaan, kendaraan roda dua tetap menjadi pilihan karena dinilai praktis dan lebih hemat biaya.
Namun, perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor membutuhkan perhatian khusus terhadap aspek keselamatan. Persiapan kendaraan dan kondisi fisik pengendara harus benar-benar diperhatikan agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman.
Keselamatan berkendara menjadi hal utama yang tidak boleh diabaikan. Terlebih saat menempuh perjalanan jauh, pengendara harus memastikan kendaraan dalam kondisi baik sekaligus menjaga stamina tubuh agar tetap prima selama di perjalanan.
Jika tubuh mulai lelah, pengendara sebaiknya tidak memaksakan diri. Mudik menggunakan sepeda motor memiliki risiko tersendiri apabila tidak dipersiapkan secara matang, baik dari sisi kendaraan maupun kesiapan pengendaranya.
Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Agus Sani, mengingatkan pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Perjalanan mudik dengan sepeda motor membutuhkan kesiapan matang, baik dari sisi kendaraan maupun pengendaranya. Kami mengimbau pemudik selalu mengutamakan keselamatan, fokus saat berkendara, serta tidak terburu-buru di jalan. Dengan menerapkan prinsip berkendara aman, perjalanan mudik dapat berlangsung lebih nyaman dan selamat sampai tujuan,” kata Agus Sani dalam keterangan persnya, Rabu (11/3/2026).
Sebagai bagian dari edukasi keselamatan berkendara, WMS membagikan lima tips penting bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor. Tips ini diharapkan dapat membantu pengendara mempersiapkan perjalanan lebih baik sekaligus menekan risiko kecelakaan selama perjalanan jauh.
1. Pastikan Kondisi Motor Prima
Sebelum berangkat mudik, pengendara disarankan melakukan pengecekan menyeluruh pada sepeda motor di bengkel resmi. Pemeriksaan meliputi kondisi mesin, rem, lampu, rantai, hingga tekanan ban.
Selain itu, oli mesin juga perlu diganti apabila sudah tidak dalam kondisi optimal. Hal ini penting agar performa mesin tetap stabil saat digunakan menempuh perjalanan jauh.
2. Rencanakan Rute Perjalanan
Menentukan rute perjalanan sejak awal juga menjadi hal penting bagi pemudik. Dengan merencanakan jalur yang akan dilalui, pengendara dapat menghindari kemacetan di jalur utama.
Pemudik juga dapat memanfaatkan aplikasi navigasi digital untuk mengetahui kondisi lalu lintas terkini. Dengan begitu, pengendara bisa memilih jalur alternatif yang lebih lancar dan aman.
3. Jangan Lupa Istirahat
Sebagian pemudik kerap memaksakan diri terus berkendara agar cepat sampai tujuan. Padahal, kondisi tubuh yang lelah dapat menurunkan konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Karena itu, pengendara disarankan beristirahat setiap dua hingga tiga jam sekali. Waktu istirahat dapat dimanfaatkan untuk meregangkan otot, memulihkan fokus, sekaligus mengembalikan energi sebelum melanjutkan perjalanan.
4. Hindari Membawa Barang Berlebihan
Membawa barang terlalu banyak saat mudik menggunakan sepeda motor dapat memengaruhi keseimbangan kendaraan. Beban yang berlebihan berpotensi membuat motor menjadi tidak stabil.
Kondisi tersebut akan semakin berbahaya saat melewati jalan rusak atau ketika pengendara harus bermanuver. Oleh karena itu, barang bawaan sebaiknya disusun dengan rapi dan tidak melebihi kapasitas kendaraan.
5. Berboncengan Maksimal Dua Orang
Secara teknis, sepeda motor dirancang hanya untuk dua orang, yaitu satu pengendara dan satu penumpang. Membawa penumpang lebih dari dua orang dapat mengganggu keseimbangan kendaraan.
Hal ini juga membuat pengendara lebih sulit mengendalikan motor, terutama saat melaju di kecepatan tertentu atau melewati jalan yang padat.
Agus Sani menegaskan lima tips tersebut merupakan hal dasar yang perlu diperhatikan oleh setiap pemudik yang menggunakan sepeda motor. “Lima tips ini adalah hal mendasar yang wajib dipatuhi setiap pemudik. Mulai dari memastikan kondisi kendaraan, memilih rute yang tepat, mengatur waktu istirahat, hingga memperhatikan beban kendaraan dan jumlah penumpang,” katanya.
Menjadikan keselamatan sebagai prioritas, perjalanan mudik menggunakan sepeda motor diharapkan dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Editor: Dani M Dahwilani