Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komunitas Mobil dan Motor Kumpul di BBQ Ride 2026, Adu Hasil Modifkasi 
Advertisement . Scroll to see content

Motor Listrik Bisa Dibikin Kalcer di Kontes Modifikasi Polytron Fox 200, Intip Pemenangnya

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:09:00 WIB
Motor Listrik Bisa Dibikin Kalcer di Kontes Modifikasi Polytron Fox 200, Intip Pemenangnya
Ajang Polytron Fox Berkreasik Design Competition 2026 yang menghadirkan berbagai karya modifikasi kreatif pada motor listrik. (Foto: Polytron)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Motor listrik tak lagi sekadar kendaraan ramah lingkungan, tetapi juga menjadi sarana berekspresi bagi generasi muda. Ini terlihat dalam ajang Polytron Fox Berkreasik Design Competition 2026 yang menghadirkan berbagai karya modifikasi kreatif pada motor listrik Polytron FOX 200.

Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi para desainer muda untuk menuangkan ide dan kreativitas mereka dalam mengubah tampilan motor listrik menjadi lebih stylish dan mencerminkan karakter penggunanya. Ajang ini juga menunjukkan kendaraan listrik memiliki potensi besar untuk berkembang di kalangan anak muda yang mengutamakan gaya hidup dan identitas personal.

Proses penjurian dilakukan secara ketat oleh dua nama yang dikenal di dunia seni dan otomotif kalcer, yakni visual artist Hard13 serta Adega yang merupakan leader Kalcer Skuter sekaligus founder Rainbow Motobuilder. Kehadiran keduanya memberikan penilaian yang tidak hanya berfokus pada estetika, tetapi juga relevansi desain dengan tren budaya anak muda saat ini.

Puncak kompetisi ditandai dengan terpilihnya karya Danael Adi Triandi sebagai juara utama. Desain yang dia ciptakan berhasil diwujudkan secara nyata pada bodi Polytron FOX 200.

Karya tersebut menggabungkan energi dunia basket dengan sentuhan sneaker culture yang kuat. Perpaduan warna, grafis, dan elemen visual yang ditampilkan membuat motor listrik ini tampil mencolok sekaligus merepresentasikan gaya hidup generasi muda yang dinamis.

Konsep yang diusung Danael dirancang untuk menggambarkan semangat anak muda Indonesia yang progresif. Desain tersebut memadukan unsur bola basket, street culture lokal, serta teknologi kendaraan listrik dalam satu tampilan modern yang menarik perhatian.

Inspirasi dari budaya sneaker global dan gaya hidup urban menjadikan Polytron FOX 200 hasil modifikasi itu tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga simbol identitas dan kebanggaan bagi penggunanya.

Head of Group Product EV 2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly, mengatakan kompetisi ini menjadi langkah strategis untuk mendekatkan kendaraan listrik kepada generasi muda melalui pendekatan yang lebih relevan dengan keseharian mereka.

"Kami ingin generasi muda melihat bahwa transisi ke kendaraan listrik bukan sekadar kepedulian lingkungan, tetapi peluang untuk tampil lebih stylish dan kalcer. Melalui kompetisi ini, kami membuktikan motor listrik adalah sebuah personal statement—sebuah kanvas berjalan yang mencerminkan identitas dan kreativitas pengendara. Dengan menjadikannya bagian dari identitas mereka, kami percaya transisi ke EV akan jauh lebih relevan dan masif di kalangan anak muda,"* kata Ilman, dalam keterangan persnya Kamis (25/6/2026).

Selain memberikan penghargaan kepada juara utama, Polytron juga mengapresiasi para finalis lain. Posisi juara kedua dan ketiga diraih Anindyo Kresandana serta Darussalam yang masing-masing mendapatkan hadiah berupa unit Polytron Luxia Pro i5 Laptop.

Sementara itu, posisi juara keempat dan kelima ditempati Kadeboyz dan Nur Azizah. Keduanya memperoleh hadiah berupa Polytron 2K Gaming Monitor sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas yang ditampilkan selama kompetisi berlangsung.

Polytron berharap keberhasilan penyelenggaraan kompetisi perdana ini dapat mendorong semakin banyak anak muda untuk mengenal dan menggunakan kendaraan listrik. Pendekatan melalui desain dan budaya populer dinilai mampu membuat transisi menuju energi hijau terasa lebih dekat dengan keseharian generasi muda.

Harapan tersebut sejalan dengan hasil survei Lokadata terhadap 1.500 responden berusia 18 hingga 34 tahun. Survei menunjukkan sekitar 75 persen Gen Z dan milenial memiliki minat untuk beralih ke kendaraan listrik dalam lima tahun mendatang.

Menariknya, harga bukan menjadi faktor utama yang menghambat keputusan pembelian. Temuan ini membuka peluang besar bagi produsen untuk menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan ekspresi diri dan gaya hidup penggunanya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut