Calon Panglima TNI Agus Subiyanto Sunmori Pakai Motor Rp82 Jutaan, Intip Spesifikasinya
JAKARTA, iNews.id– Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Agus Subiyanto menjadi calon tunggal Panglima TNI yang diusulkan Presiden RI Joko Widodo. Menariknya, sang Jenderal memiliki hobi motoran yang kerap diunggah dalam media sosial pribadinya.
Dalam salah satu unggahannya di Instagram dalam akun @91agussubiyanto, terlihat Jenderal Agus sedang Sunday Morning Ride (Sunmori) menyusuri jalanan dengan sepeda motor. Terlihat, dia menggunakan motor bersama ajudan dan sejumlah orang lainnya.
Motor berkelir kuning itu diketahui adalah Honda Monkey, yang masuk dalam jajaran premium dari PT Astra Honda Motor (AHM). Motor ini memiliki desain retro dengan dimensinya yang kecil sehingga membuatnya sangat unik.
“Banyak cara melepaskan rutinitas di setiap Minggu. Tetap semangat dalam menghadapi rutinitas berikut,” tulis Jenderal Agus dalam keterangan unggahan video tersebut.
Melansir laman Astra Honda Motor, saat ini Honda Monkey dipasarkan dengan harga Rp82.970.000 on the road (OTR) Jakarta. Motor bebek berbentuk mungil ini ditawarkan dengan varian warna Pearl Nebula Red, Banana Yellow, dan Pearl Shining Black.

Memiliki bentuk yang mungil, motor ini memiliki dimensi ukuran panjang 1.710 mm, lebar 755 mm, dan tinggi 1.030 mm. Sedangkan jarak sumbu roda adalah 1.145 mm, dan ketinggian tempat duduk 775 mm.
Soal spesifikasi, Honda Monkey dibekali mesin satu silinder berkapasitas 124 cc 4-stroke SOHC dengan sistem pendinginan udara, dan sistem pengabutan PGM-FI. Tenaga yang dihasilkan sebesar 9 hp pada 6.750 rpm dan torsi puncak 11 Nm pada 5.500 rpm.
Pada bagian kaki-kaki, motor bebek mungin ini dibekali suspensi teleskopik Showa 31 mm inverted di bagian depan dan twin shock Showa di belakang. Untuk rodanya berdiameter 12 yang dibalut ban 120/80 di depan dan 130/80 belakang.
Mengusung kesan retro, Honda Monkey memiliki desain membulat di setiap bagian, seperti lampu utama, lampu belakang, spion, dan panel meter. Untuk stangnya juga dibuat telanjang dengan posisi yang sedikit tinggi demi kenyamanan berkendara.
Editor: Ismet Humaedi