Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Stok Elpiji Nasional Aman, Bahlil: Kita Ambil dari AS dan Australia
Advertisement . Scroll to see content

Viral Angkot Pakai Gas Melon di Sukabumi, Inovasi Sopir di Tengah Kekhawatiran Kenaikan Harga BBM

Selasa, 14 April 2026 - 12:09:00 WIB
Viral Angkot Pakai Gas Melon di Sukabumi, Inovasi Sopir di Tengah Kekhawatiran Kenaikan Harga BBM
Viral mobil angkot dimodifikasi menjadi berbahan bakar gas di Sukabumi, Jawa Barat menggantikan bensin. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Viral mobil angkot dimodifikasi menjadi berbahan bakar gas di Sukabumi, Jawa Barat menggantikan bensin. Inovasi sopir ini dilakukan guna menghadapi tekanan biaya operasional yang terus meningkat.

Di lihat dari luar, angkot jurusan Sukaraja–Kota Sukabumi tersebut terlihat tidak ada perbedaan baik dari tampilan maupun suara mesin kendaraan.

Namun, di balik itu kendaraan ini menggunakan bahan bakar elpiji 3 kilogram alias gas melon sebagai bahan bakar utama. Dua tabung gas disimpan di bawah dasbor untuk menyuplai energi mesin.

Sang Pengemudi, Hendra Irawan mengatakan keputusan tersebut diambil setelah melihat rekan seprofesi lebih dulu mencoba penggunaan elpiji. Dia kemudian ikut menerapkan karena terbukti lebih hemat.

Dalam operasional harian, angkot tersebut menghabiskan dua tabung elpiji. Setiap tabung dapat digunakan untuk empat kali perjalanan pulang pergi.

Pengeluaran yang sebelumnya mencapai Rp90.000 per hari kini turun menjadi sekitar Rp38.000. Penghematan ini sangat membantu keberlangsungan usaha.

“Penggunaan elpiji ini sangat membantu mengurangi biaya operasional harian,” kata Hendra.

Menurutnya, kondisi ekonomi saat ini memaksa para sopir mencari solusi alternatif agar tetap bisa bertahan.

Pengalaman puluhan tahun, dia melihat penggunaan elpiji berpotensi menjadi tren baru di kalangan sopir angkot.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut