Tak Mau Kalah dari China, Otomotif AS Kumpulkan Kekuatan Bangun Kendaraan Listrik
JAKARTA, iNews.id - Kelompok lobi utama di Amerika Serikat (AS) membangun kekuatan mendorong pembuat kebijakan mendukung pengenalan kendaraan listrik (electric vehicle/EV). AS tak mau ketinggalan dari China dan Eropa yang selangkah lebih maju.
Dalam laporan yang diterbitkan Alliance for Automotive Innovation, baru-baru ini, industri otomotif berada di titik puncak momen transformasi dan investasi jangka panjang dalam elektrifikasi, serta teknologi keselamatan canggih.
Alliance for Automotive Innovation mencatat visi nasional yang komprehensif dan strategis yang berakar pada realitas ekonomi, sosial, lingkungan, dan budaya, diperlukan jika AS ingin tetap menjadi pemimpin dalam pengembangan dan adopsi kendaraan listrik.
China telah menetapkan dominasi dalam perlombaan EV dengan rantai pasokan baterai dan kecakapan manufakturnya. Eropa juga mengembangkan rantai pasokannya sendiri sementara Jepang telah berkomitmen mendukung kemajuan teknologi dengan bahan bakar sel.
“Industri otomotif telah lama menjadi mesin ekonomi bangsa, dan siap menjadi landasan inovasi serta manufaktur AS selama beberapa dekade mendatang,” kata kelompok lobi tersebut.