Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Soal Motor Listrik, Yamaha Pertimbangkan Sistem Tukar Baterai
Advertisement . Scroll to see content

Sistem Penggantian Baterai Makin Diminati Pengguna Mobil Listrik di China, Lebih Cepat dari Charging

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:27:00 WIB
Sistem Penggantian Baterai Makin Diminati Pengguna Mobil Listrik di China, Lebih Cepat dari Charging
Sistem penggantian baterai atau battery swap pada mobil listrik menjadi salah satu inovasi yang kini semakin diminati di China.  (Foto: Nio)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Sistem penggantian baterai atau battery swap pada mobil listrik menjadi salah satu inovasi yang kini semakin diminati di China. Berbeda dengan pengisian daya konvensional yang membutuhkan waktu puluhan menit hingga berjam-jam, teknologi ini memungkinkan baterai kosong dilepas dan diganti dengan baterai penuh hanya dalam waktu sekitar tiga menit di stasiun khusus.

Konsep tersebut diadopsi secara agresif oleh produsen kendaraan listrik premium asal Tiongkok, Nio, melalui jaringan Power Swap Station (PSS) yang tersebar luas. Pengemudi cukup masuk ke dalam stasiun, dan sistem otomatis akan mengganti baterai tanpa harus turun dari kendaraan, sehingga perjalanan jarak jauh tetap efisien meski volume kendaraan meningkat saat musim liburan.

Seiring lonjakan arus perjalanan Tahun Baru Imlek, Nio bahkan mencetak rekor baru dalam layanan penggantian baterai harian. Hanya berselang dua hari dari capaian sebelumnya, perusahaan ini berhasil melampaui rekor tertinggi penggantian baterai dalam 24 jam.

Dilamsor dari Car News China, Nio melaporkan 3.750 stasiun penggantian baterainya melakukan total 158.290 kali penggantian dalam satu hari pada 18 Februari. Angka ini melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada 16 Februari dengan 146.549 kali penggantian baterai.

Lonjakan signifikan tersebut terjadi di tengah tingginya mobilitas masyarakat Tiongkok selama periode arus balik liburan. Kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik meningkat drastis, terutama di jalur-jalur utama dan jalan tol.

Februari juga menjadi bulan penting bagi Nio setelah perusahaan itu mencatat penggantian baterai ke-100 juta pada 6 Februari. Pencapaian tersebut memperkuat posisi Nio sebagai pelopor layanan battery swap di pasar kendaraan listrik Tiongkok.

Dalam laporan terbarunya, jaringan PSS milik Nio mampu melakukan sekitar 6.595 penggantian baterai per jam atau setara 110 penggantian per menit. Tiga stasiun dengan aktivitas tertinggi berada di kawasan jalan raya yang dipadati kendaraan pemudik.

Salah satu stasiun yang berlokasi di jalan tol dekat Fuzhou, Provinsi Fujian, tercatat melakukan 166 kali penggantian baterai dalam 24 jam. Meski demikian, stasiun generasi keempat Nio mampu menangani hingga 480 penggantian baterai per hari.

Puncak kepadatan lalu lintas diperkirakan terjadi pada 22 Februari dengan estimasi pergerakan mencapai 71 juta mobil di seluruh Tiongkok. Kondisi ini membuka peluang terjadinya rekor baru dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Nio terus memperluas jaringan penggantian baterai melalui kerja sama strategis dengan sejumlah perusahaan besar. Mitra tersebut antara lain CATL, Changan Automobile, Geely, Chery, GAC Group, FAW Group, serta JAC Motors.

Kolaborasi tersebut memungkinkan produsen otomotif meluncurkan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) yang kompatibel dengan jaringan Power Swap Station milik Nio. Strategi ini diyakini dapat meningkatkan utilisasi jaringan sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Tiongkok.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut