Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perang LCGC, Simak Komparasi Honda Brio Satya Termurah versus Daihatsu Ayla
Advertisement . Scroll to see content

Pasar Penuh Tantangan Penjualan Daihatsu Justru Stabil, Ini Faktornya

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:54:00 WIB
Pasar Penuh Tantangan Penjualan Daihatsu Justru Stabil, Ini Faktornya
.Stabilnya penjualan Daihatsu ditopang kuat oleh segmen kendaraan terjangkau dengan harga di bawah Rp300 juta, khususnya dari kalangan pembeli mobil pertama (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pasar otomotif nasional saat ini menghadapi tantangan berat akibat fluktuasi ekonomi global dan daya beli masyarakat. Meski begitu, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mampu menjaga performa penjualan ritel secara stabil dan mempertahankan posisi sebagai merek otomotif nomor dua di Indonesia.

Stabilnya penjualan Daihatsu ditopang kuat segmen kendaraan terjangkau dengan harga di bawah Rp300 juta, khususnya dari kalangan pembeli mobil pertama atau first car buyer. Hingga April 2026, Daihatsu berhasil mengamankan pangsa pasar nasional sebesar 16,3 persen.

Berdasarkan data retail sales periode Januari hingga April 2026, Daihatsu mencatatkan penjualan sebanyak 46.953 unit. Raihan tersebut sekaligus menempatkan Daihatsu di posisi kedua penjualan ritel otomotif nasional.

Di sisi lain, pasar otomotif nasional juga menunjukkan tren positif. Penjualan kendaraan nasional hingga April 2026 tercatat sekitar 287 ribu unit atau naik sekitar 7 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 268 ribu unit.

Daihatsu menempati posisi pertama untuk kendaraan harga di bawah Rp300 juta dengan market share 32 persen, serta kendaraan bensin (internal combustion engine/ICE) di rentang harga yang sama dengan market share 38 persen.

“Pasar kami stabil. LCGC MPV kontribusi persentase sebulan rata-rata tahun lalu 5.500-5.600-an, sekarang (2026) juga 5.600-an. Jadi sama," ujar Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani saat konferensi pers di BSD Tangerang, Rabu (20/5/2026).

"Kalau LCGC hatchback memang turun dari sekitar 5.500 jadi sekitar 4.500, tapi puji tuhan, Ayla dan saudara kembar, sebenarnya jualan 2.000-2.200 unit (per bulan). Daya beli first car buyer masih belum ada koreksi positif,” katanya.

Dia menegaskan segmen LCGC masih menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin beralih dari sepeda motor ke mobil ataupun keluarga muda yang membeli kendaraan pertama. Faktor harga terjangkau, irit bahan bakar, dan kapasitas penumpang yang memadai menjadi alasan utama.

Pada sektor kendaraan komersial, Gran Max Series tetap menjadi andalan pelaku usaha. Kendaraan niaga tersebut mendominasi segmen entry commercial dengan market share mencapai 63,3 persen.

Gran Max dinilai masih menjadi pilihan utama para pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga perusahaan yang sedang mengembangkan bisnisnya.

“Kita lihat Daihatsu segmen total 16,3 persen (pangsa pasar). Kalau kita ICE only, kita itu menjadi pilihan masyarakat di Indonesia,” ujarnya.

“First car buyer sangat berdekatan dengan isu daya beli. Kita coba analisa lagi. Market yang di bawah Rp300 juta, terima kasih buat kepercayaan pelanggan Daihatsu di seluruh wilayah Indonesia kepada Daihatsu, kita menjadi nomor satu, menjadi pilihan pada saat Anda memilih mobil apa yang akan dibeli,” ucap Sri Agung.

Kinerja Daihatsu juga ditopang kuatnya penetrasi pasar hingga daerah pelosok. Kontribusi penjualan Daihatsu di wilayah rural atau remote area mencapai 46 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata pasar nasional yang berada di angka 33 persen.

Selain itu, penjualan di luar Jabodetabek menyumbang 81 persen, melampaui rata-rata pasar nasional sebesar 67 persen. Daihatsu juga berhasil menempati posisi nomor dua di berbagai wilayah strategis seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Indonesia Bagian Timur.

“Daihatsu bersyukur terus konsisten dapat mempertahankan kepercayaan pelanggan di tengah kondisi pasar yang dinamis. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, baik untuk kebutuhan keluarga, mobilitas harian, maupun aktivitas usaha,” ujar Sri Agung

Di sisi lain, Daihatsu terus memperkuat hubungan dengan masyarakat lewat kampanye bertajuk “Karena Kamu Ada”. Program tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada pelanggan sekaligus komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan terbaik di berbagai daerah.

“Melalui semangat Karena Kamu Ada, Daihatsu ingin mengapresiasi seluruh pelanggan dan masyarakat Indonesia. Kepercayaan ini menjadi energi bagi kami untuk terus tumbuh, berinovasi, dan menghadirkan produk dan pelayanan terbaik,” kata Sri Agung.

Saat ini, Daihatsu didukung jaringan luas yang tersebar di lebih dari 500 kota dan kabupaten di Indonesia. Jaringan tersebut mencakup lebih dari 260 outlet resmi, lebih dari 170 bengkel resmi, lebih dari 320 Daihatsu Mobile Service, serta lebih dari 3.320 part shop.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut