Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih
Advertisement . Scroll to see content

Mobil Listrik Terbakar 2 Kali di Malaysia, Indonesia Lega Belum Ada Kasus

Selasa, 02 Januari 2024 - 22:27:00 WIB
Mobil Listrik Terbakar 2 Kali di Malaysia, Indonesia Lega Belum Ada Kasus
Pabrikan mobil listrik di Indonesia bisa bernapas lega sebab belum ada kasus kendaraan elektrik terbakar. (Foto: Malay Mail)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pabrikan mobil listrik di Indonesia bernapas lega sebab belum ada kasus kendaraan elektrik terbakar. Beda dengan Malaysia sudah ada dua kasus mobil listrik terbakar tanpa tahu penyebabnya.

Peristiwa terbaru dialami mobil listrik Mercedes-Benz EQB pada Minggu (31/12/2023) di Johor Bahru, Malaysia. Saat itu tiba-tiba mobil listrik mewah Jerman itu terbakar saat melakukan pengisian ulang baterai. 

Ironisnya peristiwa kebakaran itu terjadi tepat di depan dealer Mercedes-Benz. Api tersebut langsung membakar mobil listrik hingga nyaris habis. Bahkan api juga menjilat charging station.

"Hingga kini penyebab kebakaran tidak diketahui pasti. Pihak Mercedes-Benz belum mau memberikan komentar sebelum investigasi dilakukan," kata Malay Mail, Selasa (2/1/2023).

Peristiwa kebakaran mobil listrik itu ternyata bukan hal baru bagi warga Malaysia. Dalam catatan Malay Mail, pada Oktober 2023 mobil listrik Tesla Model Y juga hangus terbakar tanpa diketahui penyebabnya.

"Kebakaran mobil listrik di Malaysia memang sangat jarang terjadi namun akan langsung mendapat perhatian banyak orang jika memang kejadian," kata Malay Mail.

Di Indonesia hingga kini belum ada catatan kepolisian yang menginformasikan mobil listrik yang terbakar. Padahal, dua mobil listrik yang terbakar di Malaysia juga dipasarkan di Tanah Air.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut