Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daihatsu Gelontorkan Rp2,9 Triliun Bangun Pabrik Mobil Hybrid di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Mobil Hybrid Makin Banyak di Indonesia, Begini Cara Perawatan Baterainya

Senin, 14 Agustus 2023 - 21:45:00 WIB
Mobil Hybrid Makin Banyak di Indonesia, Begini Cara Perawatan Baterainya
Ilustrasi mobil hybrid. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id– Baterai merupakan komponen penting pada kendaraan elektrifikasi, baik mobil hybrid maupun listrik. Umumnya, komponen ini berada di bawah kabin penumpang dengan aspek keamanan yang sudah dipertimbangkan.

Kendati begitu, tetap ada hal lain yang harus diperhatikan agar baterai mobil hybrid menjadi lebih awet dan tahan lama. Cara mudahnya adalah dengan memperhatikan lubang sirkulasi yang biasanya terdapat di bawah jok penumpang.

Apabila itu tertutup, maka udara yang diperlukan untuk mendinginkan baterai mobil hybrid akan terhambat atau hilang sama sekali. Ketika ventilasi tertutup, pendinginan baterai akan terganggu dan suhunya meningkat.

Kondisi ini menyebabkan baterai mengalami overheat dan kinerjanya juga akan turun, baik pada saat charge maupun discharge, bahkan berisiko rusak. Untuk itu, selalu perhatikan lubang udara dan hindari barang-barang yang berisiko bakal menutupnya.

Selain itu, pastikan untuk melakukan servis secara berkala. Untuk mobil hybrid dan mobil listrik Toyota, dilengkapi dengan layanan aftersales T-CARE yang semakin memberikan kemudahan kepada pelanggan.

Bagi pelanggan yang memilikinya, sudah termasuk dalam program T-CARE yang merupakan program Gratis Biaya Servis (Biaya Jasa dan Suku Cadang), hingga servis berkala ketujuh (maksimal 3 tahun/60.000 kilometer, mana yang tercapai lebih dahulu).

Dengan iklim tropis di Indonesia yang begitu menyita daya tahan baterai, timbul keraguan di masyarakat terkait kualitas baterai. Secara khusus, Toyota telah mengembangkan baterai, baik hybrid maupun listrik, yang memenuhi syarat penggunaan secara global.

Sebagai bukti kualitas baterai kendaraan elektrifikasi Toyota, Auto2000 sebagai diler resmi memberikan garansi baterai penggerak motor listrik pada HEV dan BEV selama 8 tahun atau 160.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

“Dari sisi pelanggan, cukup pelajari buku manual kendaraan untuk mencegah perlakuan yang tidak tepat. Selanjutnya tinggal booking ke bengkel Auto2000 untuk  melakukan pengecekan atau servis dan perbaikan sesuai standar Toyota global,” kata Nur Imansyah Tara, aftersales business division head Auto2000, dikutip dalam siaran pers.

Editor: Ismet Humaedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut