Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Melantai di IIMS 2026, Intip Perbedaan Mitsubishi Destinator Edisi Anniversary dengan Model Standar
Advertisement . Scroll to see content

Kupas Teknologi e-Platform, BYD Buka Rahasia Mobil Terkencang hingga Berjalan seperti Kepiting

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:53:00 WIB
Kupas Teknologi e-Platform, BYD Buka Rahasia Mobil Terkencang hingga Berjalan seperti Kepiting
Dua struktur kendaraan listrik yang sukses BYD kembangkan adalah e3 Platform dan e4 Platform.  (Foto: iNews id/BYD)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Sebagai perusahaan teknologi global, BYD menyatukan riset, pengujian, hingga proses produksi dalam satu ekosistem inovasi terpadu. Pendekatan ini memungkinkan lompatan teknologi signifikan, di mana sistem penggerak, struktur kendaraan, dan kecerdasan kontrol dikembangkan secara simultan dalam satu arsitektur utuh.

Dua struktur kendaraan listrik yang sukses BYD kembangkan adalah e3 Platform dan e4 Platform. Teknologi ini menjadikan kendaraan sangat kokoh dengan tingkat keamanan tinggi bisa bergerak seperti kepiting hingga menjadikan kendaraan tercepat di dunia  

“Sebagai perusahaan teknologi global, BYD percaya masa depan mobilitas dibangun melalui lompatan teknologi. DNA BYD terletak pada kemampuan kami mengintegrasikan inovasi, kecerdasan sistem, dan rekayasa teknologi kendaraan dalam satu arsitektur yang dirancang untuk menghadirkan performa dan keselamatan secara konsisten," ujar Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan dalam Technology Talk di IIMS 2026, Selasa (10/2/2026) 

"Pada sesi Technology Talk BYD hari ini, kami mengajak rekan-rekan untuk mengenal lebih jauh evolusi teknologi BYD, salah satunya adalah pengembangan e-Platform yang terus berevolusi dan menjadi landasan bagi berbagai terobosan kendaraan listrik BYD dari waktu ke waktu,” ujarnya.

Arsitektur e3 Platform.

Platform ini dirancang sebagai fondasi kendaraan listrik performa tinggi yang menyeimbangkan tenaga, kendali, fleksibilitas, dan keselamatan.

Implementasinya terlihat pada Denza Z9 GT yang pernah ditampilkan di Indonesia sebagai unit display. Model tersebut menunjukkan bagaimana e3 Platform bekerja sebagai arsitektur terintegrasi sejak tahap perancangan, bukan sekadar gabungan sistem terpisah.

Head of Product BYD Indonesia , Bobby Barata, menjelaskan keunggulan utama e3 terletak pada konfigurasi tiga motor listrik independen yang mampu mengatur distribusi tenaga dan torsi secara presisi. Hasilnya, akselerasi responsif tetap diimbangi dengan stabilitas optimal dalam berbagai kondisi jalan.

Dari sisi struktur, teknologi Cell-to-Body (CTB) mengintegrasikan baterai langsung ke dalam bodi kendaraan. Desain ini meningkatkan kekakuan torsional, mendukung presisi kemudi, sekaligus memperkuat perlindungan saat terjadi benturan frontal maupun side pole impact.

"Untuk mendukung manuver, e3 Platform dibekali Independent Rear Wheel Steering. Sistem ini membantu memperkecil turning radius pada kecepatan rendah dan meningkatkan stabilitas saat kendaraan melaju kencang atau berpindah jalur," katanya.

Seluruh performa tersebut dikontrol oleh Vehicle Motion Control yang memantau kondisi kendaraan secara real-time. Sistem ini mengoordinasikan distribusi tenaga dan pengereman agar stabilitas dan keselamatan tetap terjaga.

"Ini bukan sekadar rangka besi biasa, tapi otak dan otot yang bikin mobil bisa melakukan hal-hal mind-blowing yang dulu cuma ada di film sci-fi bermanuver ala kepiting (crab walk)," ujar Bobby.

Dari sisi kecerdasan, e3 Platform dilengkapi Intelligent Driving dengan 33 sensor dan dua LiDAR. Teknologi ini memungkinkan fitur seperti Compass Turning hingga Narrow Road Parking, serta pengaturan drifting motor belakang sesuai preferensi pengemudi.

Arsitektur e4 Platform 

Pengembangan arsitektur kendaraan listrik BYD juga berlanjut melalui e4 Platform yang berfokus pada performa ekstrem berpresisi tinggi. Platform ini direpresentasikan oleh Yangwang U9 yang sebelumnya hadir sebagai unit display di Indonesia.

Keunggulan e4 Platform ada pada konfigurasi empat motor listrik independen atau quad motor. Setiap roda dikontrol secara individual, menghasilkan distribusi tenaga yang sangat presisi serta akselerasi luar biasa cepat tanpa mengorbankan stabilitas.

Kemampuan ini tercermin pada Yangwang U9 Xtreme yang mencatatkan kecepatan maksimal hingga 496,22 km/jam. Angka tersebut menunjukkan kapabilitas platform dalam mengelola tenaga, aerodinamika, dan kestabilan di level ekstrem.

"Bayangkan punya mobil yang enggak cuma irit, tapi bisa bermanuver dan ngebut dengan top speed melebihi kereta cepat Whoosh," kata Bobby.

Untuk mendukung performa, e4 mengadopsi Next Generation CTB yang menurunkan pusat gravitasi secara signifikan. Dipadukan dengan kekakuan torsional tinggi serta material carbon fiber, carbon steel, dan aluminium, struktur ini menjaga keseimbangan sekaligus mengurangi bobot.

Melalui e3 dan e4 Platform, arsitektur kendaraan listrik BYD menawarkan pendekatan berlapis untuk berbagai kebutuhan, mulai dari keseimbangan performa hingga eksplorasi batas ekstrem. Seluruh inovasi ini menegaskan bahwa integrasi sistem penggerak, struktur, dan kecerdasan kontrol menjadi fondasi mobilitas listrik yang aman, presisi, dan berkelanjutan di masa depan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut