Hypercar Baru Ini Bikin Heboh, Posisi Duduk Pengemudi Mirip Pembalap Superbike
JAKARTA, iNews.id - Industri hypercar kembali diramaikan pendatang baru dengan konsep yang tidak biasa. Startup asal Belanda bernama Sanrivatti mengumumkan ambisinya mendefinisikan ulang hubungan antara pengemudi dan kendaraan melalui desain kokpit yang terinspirasi dari superbike.
Berbeda dengan mobil sport atau hypercar pada umumnya, Sanrivatti ingin menempatkan pengemudi tepat di tengah kendaraan dengan posisi tubuh membungkuk ke depan. Konsep tersebut diklaim mampu menghadirkan sensasi berkendara lebih dekat dengan pengalaman mengendarai motor sport berperforma tinggi.
Perusahaan bahkan menyebut calon hypercar buatannya akan menjadi kendaraan dengan pengalaman berkendara paling berfokus pada pengemudi yang pernah ada. Klaim tersebut menarik perhatian mengingat segmen hypercar saat ini sudah dipenuhi berbagai model eksotis yang mengedepankan performa dan pengalaman di lintasan balap.
Dilansir dari Carscoops, pendiri Sanrivatti, Santiago Sánchez Rivero menjelaskan, pendekatan yang digunakan berbeda dari produsen supercar dan hypercar konvensional. Jika umumnya pengembangan kendaraan dimulai dari sasis, mesin, atau aerodinamika, Sanrivatti justru memulai dari tubuh manusia.
Menurut perusahaan tersebut, faktor seperti postur tubuh, keseimbangan, naluri, dan interaksi fisik pengemudi menjadi fondasi utama dalam merancang seluruh arsitektur kendaraan. Filosofi ini diyakini mampu menciptakan koneksi lebih alami antara manusia dan mesin.


Meski demikian, Sanrivatti masih menyimpan rapat detail teknis kendaraan yang sedang dikembangkan. Hingga kini perusahaan baru memperlihatkan sejumlah gambar konsep sederhana yang memberikan gambaran awal mengenai posisi mengemudi unik tersebut.
Sánchez mengatakan inspirasi terbesar datang dari dunia superbike yang menawarkan hubungan langsung antara pengendara dan jalan. Konsep tersebut dipadukan dengan pengalaman berkendara analog yang saat ini mulai jarang ditemukan di era kendaraan modern yang semakin dipenuhi teknologi elektronik.
Ide posisi mengemudi ekstrem sebenarnya bukan hal baru di dunia otomotif. Salah satu contoh paling terkenal adalah konsep Chevrolet Chaparral 2X Vision Gran Turismo yang diperkenalkan pada 2014.
Mobil konsep tersebut menempatkan pengemudi dalam posisi hampir tengkurap dan mengendalikan kendaraan melalui gerakan tubuh. Namun, Chaparral 2X hanya dibuat sebagai konsep futuristis dan tidak pernah direncanakan menjadi mobil produksi massal.
Kehadiran Sanrivatti membuka peluang baru dalam pengembangan hypercar yang lebih mengutamakan keterlibatan pengemudi dibanding sekadar mengejar angka performa. Jika berhasil diwujudkan, konsep ini berpotensi menghadirkan pengalaman berkendara yang benar-benar berbeda dari hypercar saat ini.
Namun, publik masih harus menunggu. Sanrivatti menyatakan akan mengungkap lebih banyak detail mengenai proyek ambisius tersebut dalam beberapa bulan ke depan.
Jika berhasil masuk tahap produksi, hypercar bergaya superbike ini bisa menjadi salah satu kendaraan paling unik yang pernah hadir di industri otomotif.
Editor: Dani M Dahwilani