Di Tengah Bayangan Harga-Harga Naik, Pasar Mobil Bekas di Indonesia Berpotensi Tumbuh
JAkARTA, iNews.id - Pelaku industri otomotif di Indonesia menilai pasar mobil bekas masih memiliki potensi besar untuk terus tumbuh. Selain jumlah pengguna kendaraan pribadi yang meningkat, faktor ekonomi juga membuat masyarakat lebih berhitung sebelum membeli mobil baru.
Di tengah produk baru yang terancam naik akibat depresiasi rupiah terhadap dolar AS, alasan utama sebagian konsumen membeli mobil bekas adalah harga lebih terjangkau. Budget yang sama, konsumen bisa mendapatkan mobil dengan spesifikasi lebih tinggi dibanding unit baru dari kelas entry level.
Selain itu, depresiasi harga mobil bekas cenderung lebih stabil. Mobil baru biasanya mengalami penurunan harga cukup drastis saat keluar dari dealer, sementara mobil bekas tidak mengalami penyusutan nilai sebesar itu.
Pilihan model yang sangat beragam, konsumen bisa menemukan berbagai jenis kendaraan mulai dari city car, MPV, SUV hingga mobil premium dengan harga yang lebih masuk akal.
Penetrasi perusahaan mobil bekas semakin kuat. Di tengah kondisi ekonomi yang membuat masyarakat lebih berhitung, mobil bekas dianggap menjadi solusi realistis.