Cara Mengetahui Tekanan Angin Ban Mobil yang Tepat, Jangan Asal Isi Perhatikan Ini
JAKARTA, iNews.id – Cara mengetahui tekanan angin ban yang tepat menjadi hal penting yang wajib dipahami setiap pemilik mobil. Meski terlihat sederhana, tekanan angin yang sesuai standar pabrikan berpengaruh besar terhadap keselamatan, kenyamanan berkendara, hingga efisiensi bahan bakar.
Namun, masih banyak pengemudi yang mengisi angin ban berdasarkan perkiraan atau mengikuti kendaraan lain tanpa mengetahui kebutuhan sebenarnya. Padahal, setiap mobil memiliki rekomendasi tekanan angin yang berbeda sesuai bobot dan kapasitas kendaraan.
Untuk mengetahui tekanan angin ban yang tepat, pemilik mobil tidak perlu menebak-nebak. Pabrikan telah menyediakan informasi resmi yang mudah ditemukan pada kendaraan.
Dilansir dari laman Suzuki, cara paling mudah mengetahui tekanan angin ban yang pas adalah dengan membuka pintu pengemudi dan melihat stiker yang menempel di bagian pilar atau bingkai pintu. Pada stiker tersebut biasanya tercantum ukuran tekanan angin ideal untuk ban depan dan belakang dalam satuan Psi (Pound per Square Inch).
Selain itu, informasi serupa juga dapat ditemukan di buku manual kendaraan. Data tersebut menjadi acuan paling akurat dibandingkan mengikuti rekomendasi umum yang beredar.
Meski setiap kendaraan memiliki standar berbeda, terdapat kisaran tekanan angin yang umum digunakan berdasarkan jenis mobil. Berikut tekanan angin ban berdasarkan jenis kendaraan
1. SUV (Sport Utility Vehicle)
Mobil jenis SUV memiliki bobot yang lebih besar dan sering digunakan di berbagai kondisi jalan. Karena itu, tekanan angin yang direkomendasikan umumnya berada di kisaran 35 hingga 40 Psi.
2. MPV (Multi Purpose Vehicle)
Sebagai kendaraan keluarga yang sering mengangkut banyak penumpang dan barang, MPV biasanya membutuhkan tekanan angin sekitar 35 hingga 40 Psi untuk menjaga stabilitas dan kenyamanan.
3. City Car dan Hatchback
Kendaraan dengan dimensi lebih kecil dan bobot ringan ini umumnya menggunakan tekanan angin antara 30 hingga 36 Psi.
4. Sedan
Mobil sedan yang mengutamakan kenyamanan berkendara biasanya memiliki tekanan angin ideal di kisaran 30 sampai 36 Psi.
Meski demikian, angka tersebut hanya bersifat umum. Pemilik kendaraan tetap disarankan mengikuti rekomendasi resmi yang tercantum pada stiker kendaraan.
Perlu diketahui, tekanan angin yang terlalu rendah dapat membuat ban cepat aus, konsumsi bahan bakar meningkat, dan meningkatkan risiko pecah ban akibat panas berlebih. Sebaliknya, tekanan angin yang terlalu tinggi dapat mengurangi daya cengkeram ban ke permukaan jalan, membuat mobil terasa keras saat melewati jalan rusak, serta meningkatkan risiko kehilangan kendali saat hujan.
Editor: Dani M Dahwilani