BYD Dolphin Meluncur di Malaysia dengan Harga Mulai Rp328 Juta, Kapan Masuk ke Indonesia?
JAKARTA, iNews.id- Produsen kendaraan listrik asal China mulai merangsek masuk ke pasar otomotif Malaysia. Setelah Neta, kini merek BYD juga memperkenalkan mobil listriknya di negeri Jiran.
BYD memperkenalkan mobil listriknya bernama Dolphin dengan harga paling murah dibanderol setara Rp328 juta.
Dikutip dari Paultan, Jumat (28/7/2023), BYD Dolphin hadir dalam pilihan dua tipe, pertama varian Dynamic Standard Range dengan banderol RM 99.900 atau setara Rp328 juta, dan varian Premium Extended Range seharga RM 124.900 atau sekitar Rp414,4 juta.
Disebutkan juga bahwa BYD Dolphin didatangkan ke Malaysia secara impor (CBU) dari China. Kehadiran Dolphin juga mendapat manfaat dari insentif EV yang diterapkan di Malaysia. Sebagai informasi, regulasi insentif ini meliputi pembebasan bea masuk, cukai, dan road tax yang diberikan oleh pemerintah hingga akhir 2025.
Untuk memenuhi kenyamanan konsumen, BYD memberikan garansi pabrik untuk Dolphin selama enam tahun, 150.000 km, sementara baterainya ditanggung selama delapan tahun/160.000 km. Tak hanya itu, garansi terpisah juga disediakan untuk unit penggerak selama delapan tahun/150.000 km.

BYD Dolphin mengandalkan baterai Blade lithium iron phosphate (LFP) dan berpenggerak motor listrik di roda depan. Sementara untuk Dolphin tipe Dynamic Standard Range baterainya berkapasitas 44,92 kWh yang diklaim mampu untuk menempuh jarak 410 km mengikuti standar NEDC (340 km WLTP).
Sementara untuk tipe Premium Extended Range memiliki baterai berkapasitas sebesar 60,48 kWh. Mobil ini mampu menjangkau rute sejauh 490 km untuk NEDC dan 427 km untuk hitungan WLTP.
Sebagai informasi, merek BYD juga sudah cukup lama masuk di pasar Indonesia dan produk busnya digunakan sebagai bus Transjakarta. Sementara untuk kendaraan listrik penumpang skala kecil seperti BYD Dolphin, belum diketahui pasti akankah masuk meramaikan pasar mobil listrik di Indonesia?
Editor: Ismet Humaedi