Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ada Kecelakaan Truk dan Bus di Gatsu Jaksel, Lalin arah Semanggi Padat
Advertisement . Scroll to see content

Belajar dari Kecelakaan Syabda, Hindari Ngantuk Ini Harus Diperhatikan Pengendara Mobil

Selasa, 21 Maret 2023 - 08:18:00 WIB
Belajar dari Kecelakaan Syabda, Hindari Ngantuk Ini Harus Diperhatikan Pengendara Mobil
Syabda meninggal akibat kecelakaan yang diduga pengendara mobil mengantuk saat dalam kecepatan tinggi. (Foto: Dok.Polda Jateng)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Belum lama ini, tragedi kecelakaan maut menimpa atlet bulutangkis muda Indonesia, Syabda Perkasa Belawa. Syabda meninggal akibat kecelakaan yang diduga pengendara mobil mengantuk saat dalam kecepatan tinggi.

Untuk menghindari kecelakaan akibat mengantuk, sebelum berkendara penting untuk manajemen waktu perjalanan.

Manajemen waktu sebelum melakukan perjalanan jarak jauh sangat penting dilakukan untuk menghindari hal tak diinginkan. Berbagai persiapan, seperti menjaga kondisi fisik, kendaraan, dan meminimalisir barang bawaan juga perlu perhatikan.

Hal pertama yang perlu diperhatikan saat ingin melakukan perjalanan adalah pemilihan waktu perjalanan. Diharapkan untuk memilih waktu yang tidak terlalu ketat, terutama terkait jadwal libur.

Sony Susmana, director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) mengatakan bahwa penentuan waktu keberangkatan sangat penting. Ini dapat membuat pengendara tak akan merasa lelah karena dituntut harus tiba tepat waktu dalam waktu singkat.

“Untuk menghindari kemacetan, salah satu kuncinya adalah manajemen waktu. Hal utama dari melakukan long trip adalah istirahat berkala, kalau menggunakan sistem target bahaya sekali,” kata Sony saat dihubungi iNews.id.

Untuk menjaga kondisi fisik tetap prima dan mental tetap terjaga sepanjang perjalanan, istirahat berkala perlu dilakukan. Hal ini juga memungkinkan pengemudi tetap bugar sepanjang perjalanan dan terhindar dari rasa kantuk.

“Jadi, kalau ingin sampai di tempat tujuan tepat waktu, maka dua hari sebelumnya sudah melakukan perjalanan. Target seperti itu baru benar, tapi kalau berharap satu hari perjalanan sampai tempat tujuan, pasti akan stres,” ujar Sony.

Sony juga menyampaikan pelaku perjalanan jarak jauh menggunakan mobil pribadi harus bisa mengatur jadwal istirahat. Menurutnya, itu sangat perlu dilakukan oleh seorang pengendara agar perjalanan lebih aman.

“Ini penting banget, karena banyak sekali kecelakaan terjadi ketika memaksakan untuk mengemudi. Atur jadwal istirahat, meski hanya berhenti di rest area untuk meregangkan tubuh dan sebagainya, kondisi psikis kita akan memengaruhi cara mengemudi,” ucapnya.

Kondisi mental seorang pengemudi, diungkapkan Sony akan terkuras jika memaksakan berkendara dalam waktu yang lama. Pasalnya, mereka hanya fokus berkendara dan tak bisa melakukan aktivitas lainnya di dalam mobil seperti penumpang lain.

“Di dalam kabin itu kan fisibilitas terbatas dan kita juga merasa dikungkung di dalam ruangan. Artinya kita harus istirahat, kemudian menghirup udara agar aliran darah lancar. Bahkan, kita harus menstimulasi penglihatan dan penciuman,” jelasnya.

Editor: Ismet Humaedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut