Mengenal Teknologi Ban Off Road, Begini Cara Kerjanya
JAKARTA, iNews.id - Ban dibuat pabrikan sesuai dengan jenis kendaraan dan kebutuhan medan yang dilalui. Sebagai contoh ban mobil off road berbeda dengan kendaraan harian.
Untuk melintasi jalur menantang diperlukan ban dengan cengkeraman kuat, baik di trek aspal maupun jalan berlumpur. Ban off road dirancang untuk menghadapi medan berbatu kasar (rough stone), tanah keras (hard soil), lumpur licin (slippery mud) dan lumpur lunak (deep soft mud).
Seperti ban off road Accelera M/T-01. Ban tersebut memiliki blok tapak yang unik dan lebar untuk meningkatkan cengkraman. Tapak bergigi terbuka memberikan traksi pada permukaan off-road dan slot blok untuk mengalirkan air dengan cepat, serta membuang batu, lumpur dan benda-benda asing yang terperangkap.
Selain itu, ban mobil off road dibuat empuk, sehingga cocok digunakan pada kendaraan dengan suspensi keras. "Accelera M/T-01 memiliki desain tapak yang dalam memungkinkan cengkeraman kuat pada permukaan tanah dan mempertahankan cengkeraman pada permukaan longgar," ujar Koko Jatmiko, research and development manager PT Elangperdana Tyre Industry, dalam keterangannya dilansir Kamis (10/2/2022).
Tak heran, peserta Rally Internasional Camel Trophy Indonesia Sumatra Tribute menggunakan Accelera M/T-01 untuk menghadapi berbagai medan berbatu kasar (rough stone), tanah keras (hard soil), lumpur licin (slippery mud) dan lumpur lunak (deep soft mud).
"Ban Accelera M/T-01 yang digunakan dalam Sumatra Tribute 2022 berukuran 235/85 R16 dengan Load Range E atau 10 Ply Rating. Ban ini memiliki kemampuan menahan beban hingga 1.400 kg untuk tiap 1 ban, serta telapak M/T yang dirancang untuk mendukung mobilitas Sumatra Tribute,” kata Koko.
Terdapat pulaTyre Guide yang menjelaskan mengenai tekanan angin yang harus digunakan. Tekanan angin akan mempengaruhi performa mobil peserta, baik ketika melintasi jalan raya (on-road) maupun off-road. Ban depan-belakang Accelera M/T-01 yang berukuran 235/85 R16, tekanan angin minimal direkomendasikan adalah 25-45 Psi, dan tekanan angin maksimal yang direkomendasikan bisa mencapai 80 Psi.
Dalam stiker Tyre Guide juga terdapat rekomendasi lebar velg dan informasi mengenai beban yang bisa diangkut oleh ban (Load Index) serta batas kecepatan ban (Speed Index).
Melihat hal di atas, tidak bisa sembarangan ban diaplikasikan pada mobil, harus dilihat pula medan yang akan dilalui. Sebab sangat memengaruhi performa, kenyamanan dan keamanan kendaraan terutama di jalur off road.
Editor: Dani M Dahwilani