Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mobil Kecelakaan di Tol Jagorawi, Jetour Lakukan Investigasi 
Advertisement . Scroll to see content

Lap Sintetis Bisa Picu Kebakaran pada Mobil, Ini Penyebabnya

Kamis, 01 Maret 2018 - 06:12:00 WIB
Lap Sintetis Bisa Picu Kebakaran pada Mobil, Ini Penyebabnya
Lupa menaruh sampah plastik, kertas, ranting kayu, korek api gas, lap sintetis atau sesuatu yang tertinggal di dalam ruang mesin bisa menjadi pemicu kebakaran. (Foto: Vagabond Journey/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Banyak faktor yang menyebabkan insiden pada mobil, baik dalam kondisi berjalan maupun saat terparkir. Biasanya faktor ini tidak lain dan tidak bukan disebabkan kelalaian si pemilik mobil itu sendiri.

Pemilik bengkel Ramanda Auto Service, Adi Wibisono menuturkan, kebakaran tidak melulu karena arus pendek listrik (korsleting) pada mobil. Ada penyebab lain kebakaran terjadi, mulai dari ketidaktahuan atau kecerobohan pengendara.

Misal, lupa menaruh sampah plastik, kertas, ranting kayu, korek api gas, lap sintetis atau sesuatu yang tertinggal di dalam ruang mesin.

"Banyak pemilik yang membersihkan ruang mesin menggunakan lap sintetis. Kemudian, lap tersebut tak sengaja tertinggal. Lalu mobil dibawa jalan. Saat mesin panas, lap kering dan akhirnya terbakar," ujar Adi, saat dihubungi iNews.id lewat sambungan telepon, Selasa (27/2/2018).

Selain beberapa benda yang disebutkan di atas, tutup oli ternyata juga bisa menjadi pemicu kebakaran. Misalkan, jika pemilik mobil ganti oli di rumah dan tidak dibawa ke bengkel harus dipastikan penutup terpasang dengan benar.

"Ketika suhu mesin mobil panas, oli pasti keluar. Jika mencapai titik api seperti knalpot, oli juga bisa menjadi pemicu kebakaran. Pasalnya, pelumas merupakan material yang mudah terbakar," jelasnya.

"Kebocoran tangki bahan bakar juga menjadi penyebab utama. Kalau hal tersebut, tidak perlu dipertanyakan. Penyebab kebakaran bisa terjadi dari keboncoran tangki bahan bakar itu sendiri," tandasnya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut