Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hyundai Ungkap Bakal Lakukan Penyegaran pada Santa Fe, Seperti Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Hyundai Tak Mau Berbagi Charging Station, Ini Alasannya

Minggu, 11 Agustus 2024 - 14:05:00 WIB
Hyundai Tak Mau Berbagi Charging Station, Ini Alasannya
Mulai Agustus 2024, Stasiun Charging Hyundai tak bisa dipakai brand mobil listrik lain. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menjadi salah satu produsen otomotif yang banyak membangun charging station di sejumlah lokasi. Namun, mereka tak akan berbagi charging dengan merek lain.

Hyundai membangun charging station di sejumlah lokasi untuk meningkatkan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia. Ini bertujuan menghilangkan keraguan masyarakat dalam beralih ke kendaraan listrik.

Awalnya, stasiun pengisian kendaraan listrik Hyundai bisa digunakan dari berbagai merek mobil listrik. Tapi mulai Agustus 2024, tak bisa dipakai brand lain.

"Mulai Agustus 2024, Hyundai akan memberlakukan skema penarikan biaya listrik untuk pengisian daya di Hyundai EV Charging Station dan terbatas hanya untuk mobil merek Hyundai serta afiliasinya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden mengenai Instalasi Listrik Privat (ILP)," tulis Hyundai dalam unggahan di Instagram resminya.

Hyundai menjelaskan pihaknya hanya ingin menyediakan layanan terbaik bagi pelanggan. Terlebih, saat ini ada peningkatan penjualan mobil listrik Hyundai yang kini telah mencapai lebih dari 10.000 unit.

"Kalau terkait dengan SPKLU, memang kan waktu pertama kali kita meluncurkan mobil listrik kita tahu kecemasan dari konsumen itu kan salah satunya infrastruktur. Dan, sampai sekarang pun kecemasannya masih infrastruktur," kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia, di Jakarta, Jumat (9/8/2024).

"Yang kedua kan Hyundai sudah jualan mobil listrik lebih dari 10.000 unit, sekarang 11.000. Jadi apa salahnya kalau sekarang kita memberikan prioritas ke konsumen-konsumen Hyundai," ujarnya.

Frans menjelaskan Hyundai ingin memberikan prioritas khusus kepada konsumennya. Apabila charging station milik mereka digunakan merek lain, maka pengguna mobil listrik Hyundai akan mengantre.

"Jadi kita ingin kepuasan pelanggan itu tercapai. Tiga strategi Hyundai, yang pertama memperkenalkan produk baru. Kedua tadi ekosistem infrastruktur. Ketiga kita mau konsumen kita itu puas terhadap pelayanan yang kita berikan baik itu charging, aftersales kita pastikan itu yang terbaik," ujarnya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut